Ratusan Rumah Terendam Banjir di Jorong Sopang

"Akibat banjir ini akses jalan terganggu dan terjadi antrian yang panjang. Banjir ini sendiri diakibatkan curah hujan yang tinggi sejak Jumat, 29 Desember 2017 sampai sekarang"
BPBD dan pemerintah daerah dirikan dapur umum di kawasan Kantor Bupati (KLIKPOSITIF/ Ade Suhendra)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Sebanyak 140 unit rumah di Jorong Sopang, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru terendam banjir yang melanda pada Sabtu 30 Desember 2017. Banjir yang merendam ratusan rumah di Limapuluh Kota ini diperkirakan mulai terjadi pada pukul 06.00 WIB.

Informasi yang diterima KLIKPOSITIF dari Tim Assessment BPBD Kabupaten Limapuluh Kota menyebutkan banjir diakibatkan meluapnya sungai di DAS Malagiri ( Mangilang ) l sejak pagi. Sehingga ratusan rumah terendam dan air menggenangi sebagian jalan yang mengganggu akses Jalan Negara, penghubung Sumbar dan Riau.

"Akibat banjir ini akses jalan terganggu dan terjadi antrian yang panjang. Banjir ini sendiri diakibatkan curah hujan yang tinggi sejak Jumat, 29 Desember 2017 sampai sekarang yaitu Jumat sore. Tindakan yang telah dilakukan adalah menyiagakan Relawan Bencana atau KSB di Kecamatan Pangkalan," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Limapuluh Kota Rahmadinol.

Berdasarkan laporan Tim Assessment BPBD Limapuluh Kota, ia menjelaskan bahwa upaya yang telah dilakukan yaitu menurunkan Tim BPBD Kabupaten Limapuluh Kota untuk Siaga di Pangkalan dan tim-tim lain pun sudah siaga di lapangan. Untuk saat ini dikatakannya kebutuhan sementara adalah dapur umum untuk pendudk yang rumahnya terendam.

"Data ini masih bersifat dinamis karena curah hujan masih tinggi di Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Kembali diingatkan kepada pengendara untuk jangan mengambil resiko dan menghentikan perjalanannya sementara karena volume air akan berubah kalau hujan deras," katanya.

Hingga berita ini diturunkan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih terus terjadi di kawasan Payakumbuh dan Limapuluh Kota. [Ade Suhendra]