Beraksi di Solok, Pelaku Penipuan Modus Hipnotis Ditangkap di Indarung

"Korban yang tak sadar bakal menjadi korban kejahatan, mengajak 4 orang rekannya yakni Irfan (19), Rezki (17), Jojon (17) dan Rido (14)."
Ilustrasi (Net)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Lima orang remaja asal Kecamatan Sungai Lasi, Kabupaten Solok menjadi korban penipuan dengan modus hipnotis. Alhasil, Sejumlah Handphone dan uang tunai milik korban raib digasak pelaku, Sabtu 30 Desember 2017.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian itu bermula ketika korban pelapor Riga (16) tengah nongkrong deekat Musholla Istiqomah Jemter Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok.

Tak lama berselang, datang pelaku Julham Santoso (35). Awalnya, pelaku berpura-pura baik dan menawarkan rokok kepada korban. RK yang tak curiga menerima tawaran pelaku dan menghisap rokok yang ditawarkan.

Merasa mulai dekat, pelaku mengajak korban naik ke mobil pelaku untuk mencarikan rumah kos-kosan. Belum lama berjalan, pelaku malah meminta korban untuk membawa rekan-rekannya untuk ikut mencarikan rumah kos-kosan.

Korban yang tak sadar bakal menjadi korban kejahatan, mengajak 4 orang rekannya yakni Irfan (19), Rezki (17), Jojon (17) dan Rido (14). Kelima korban merupakan warga Jorong Sungai Lasi, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok.

Berangkatlah korban bersama empat rekannya dengan menggunakan mobil Suzuki Karimun warna Silver milik pelaku ke arah Kota Solok. Sesampai di depan Rumah Sakit Umum Solok, pelaku menyuruh para korban turun.

Namun sebelum turun, Pelaku meminta para korban untuk meninggalkan barang berharga milik mereka. Korban yang diduga sudah dalam pengaruh hipnotis pelaku secara spontan menuruti apa yang diminta pelaku.

Korban pelapor beruntung, kala itu tidak membawa apa-apa. Namun empat rekannya yang juga menjadi korban tanpa sadar menyerahkan 4 unit handphone, dan uang tunai sebesar 330 ribu.

Pelaku lansung kabur, saat itulah kelima pemuda tanggung ini sadar kalau mereka sudah menjadi korban kejahatan. Korban bersama rekan-rekan langsung melaporkan ... Baca halaman selanjutnya