Hingga Akhir Tahun 2017, 69 Juta Lebih Penduduk Indonesia Belum Terdaftar BPJS Kesehatan

"Jumlah tersebut merupakan 27,1 persen dari jumlah penduduk "
Ilustrasi pelayanan BPJS Kesehatan (Istimewa)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatat hingga akhir tahun 2017 lalu, sebanyak 69,88 juta penduduk Indonesia belum terdaftar dalam program penjamin kesehatan itu.

Jumlah tersebut merupakan 27,1 persen dari jumlah penduduk negara. Hal itu disebabkan karena penduduk tersebut belum terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Sementara sisanya, sekitar 72,9 persen atau 187,98 juta penduduk setidaknya sudah memanfaatkan jaminan kesehatan dari BPJS Kesehatan karena telah terdaftar menjadi peserta.

Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari mengatakan, banyak hal yang menjadi faktor belum terdaftarnya 69 juta penduduk.

Mulai dari belum maksimalnya dampak sosialisasi, masih ada perusahaan yang tidak mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta JKN-KIS.

Dengan demikian belum seluruh pemerintah daerah (pemda) yang mengintegrasikan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Integrasi ke JKN-KIS.

"Saat ini baru sekitar 201 perusahaan yang mendaftarkan karyawannya pada program JKN-KIS. Padahal potensinya lebih dari itu. Sayang, ia tak menyebut angka pasti dari proyeksi tersebut," katanya pada CNN.

Dari sisi sosialisasi, Andayani juga menjelaskan, pihaknya akan terus memberikan sosialisasi pentingnya program JKN-KIS.

Bahkan, BPJS Kesehatan menyebut turut menggandeng Kejaksaan Agung agar amanah dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2017 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional dapat dimengerti oleh para perusahaan hingga pemda.

"Kami kerja sama dengan Kejaksaan untuk menghimbau agar mereka segera mendaftar, karena ini kan wajib. Supaya Kejaksaan berikan sosialisasi. Karena ada yang belum jadi peserta karena belum paham, tapi kalau dia diberitahu pasal-pasalnya dan kewajibannya bisa jalan, jelas dia.

Di sisi lain, BPJS Kesehatan juga ... Baca halaman selanjutnya