Dua Kapal Penangkap Ikan Dibakar, Ini Kata Kapolres Pessel

Warga berkerumun usai mengamuk dan membakar dua kapal penangkap ikan
Warga berkerumun usai mengamuk dan membakar dua kapal penangkap ikan (Istimewa)

PESSEL, KLIKPOSITIF-- Polres Pesisir Selatan mengimbau warga untuk tetap tenang dan menahan diri terkait insiden pembakaran kapal di pantai Muaro Kandis, Kecamatan Linggosari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat pada Senin 1 Januari 2018 kemarin. (Baca : Dua Kapal Penangkap Ikan Dibakar Massa di Pessel )

"Kami minta masyarakat untuk bersabar dan menahan diri terkait insiden yang sudah terjadi. Jangan nanti menimbulkan persoalan lainnya yang akan merugikan," sebut Kapolres Pessel AKBP Ferry Herlambang pada KLIKPOSITIF, Selasa 2 Januari 2018.

Dia menginginkan, setiap persoalan yang terjadi harus disikapi dengan kepala dingin. Jika ada persoalan yang berlawanan dengan hukum menurutnya harus diselesaikan secara hukum.

Baca Juga

"Sejauh ini belum ada yang melapor. Kami saja baru mengetahui ada operasi pukat harimau di sana. Jika ada permasalahan, bisa langsung laporkan ke Polsek atau Polres, tidak boleh main hakim sendiri," harap Kapolres.

Ia melanjutkan, terkait adanya pemilik kapal yang mengoperasikan pukat Hamparan dasar di daerah itu, pihaknya bersama Pemkab Pessel akan memanggil pihak pemilik kapal untuk menjelaskan aturan larangan pengoperasian pukat hamparan dasar di daerah itu.

"Pemda Pessel melalui Kesbangpol akan mengundang seluruh pemilik Kapal Pukat Hamparan Dasar. Di sana akan diberikan arahan sehubungan dengan larangan penggunaan Pukat Hamparan Dasar di wilayah Pessel," jelasnya.

Kapolres juga menyebut, setelah insinden pembakaran terjadi Senin kemarin, suasana sudah kondusif kembali. Kedua pihak juga sudah dimediasi untuk tidak memperkeruh suasana lagi.

[Kiki Julnasri]

Penulis: Iwan R | Editor: Khadijah