Jumlah Wisman Menurun, Pemprov Sumbar Bikin Paket Wisata Baru

"Penurunan kunjungan tersebut tidak hanya dialami oleh Provinsi Sumatera Barat saja"
Wisata surfing Mentawai merupakah salah satu objek yang diburu ole wisatawan mancanegara di Sumatera Barat (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Badan Pusat Statistik Sumbar mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke daerah itu pada akhir tahun 2017 menurun 4,23 persen dibanding pada Oktober lalu yang mencapai 4.826 orang.

Bila dibandingkan dengan bulan November 2016, wisman bulan November 2017 mengalami penurunan sebesar 9,64 persen.

Sementara itu, jumlah wisman bulan Januari hingga November 2017 mengalami peningkatan sebesar 7,39 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Wisman bulan November 2017 ini memberikan kontribusi sebesar 0,52 persen terhadap total wisman yang berkunjung ke Indonesia (Wisman Nasional 890.140 orang)

Penurunan kunjungan tersebut tidak hanya dialami oleh Provinsi Sumatera Barat saja, tapi juga skala nasional dengan persentase penurunan mencapai 8,42 persen.

"Jadi penurunan ini berimbas ke Sumbar, dimana dibanding bulan November jumlah kunjungan mencapai 4.622 orang, dan di akhir tahun lebih sedikit dari itu," kata Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian.

Terkait dengan penurunan tersebut, Pemerintah berencana akan membuat paket pariwisata baru dengan sejumlah organisasi wisata dan promosi dengan maskapay penerbangan.

Pembahasan paket pariwisata tersebut dilakukan dengan Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) dan Association of Sales Travel Indonesia (ASATI).

"Ini merupakan berapa cara kita mendongkrak tingkat kunjungan wisman ke Sumbar. Apalagi, saat ini Sumbar tengah gencar-gencarnya membenahi pariwisata," sebut Oni.

Selain itu, Dinas Pariwisata juga akan membuat semacam fine trip di Sumbar untuk enam blogger yang sebelumnya dilakukan seleksi terlebih dahulu. Itu akan kerjasama dengan maskapai penerbangan Air Asia.

Selama ini sebut dia, kunjungan wisman terbanyak datang dari Malaysia dengan persentase mencapai 80 persen. Namun belakangan jumlahnya juga ikut menurun.

"Penurunan wisman dari Malaysia ini ... Baca halaman selanjutnya