27 Ribu Warga Kapur IX Limapuluh Kota Terancam Terisolasi

"Saat ini kontur tanah di jalan kecamatan mulai turun dan gorong-gorong juga mulai retak"
Camat Kapur IX Andri Yasmen meninjau lokasi jalan yang mulai amblas (Istimewa)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Banjir yang menerjang jalan Kecamatan Pangkalan Koto Baru dengan Kecamatan Kapur IX beberapa waktu lalu telah mengakibatkan kontur jalan tersebut mulai rusak dan amblas. Selain itu, gorong-gorong juga mulai mengalami keretakan.

"Saat ini kontur tanah mulai turun sepanjang 2 hingga 3 meter dan gorong-gorong juga mulai retak. Jika dibiarkan jalan akan semakin amblas, apalagi jika truk yang lewat," ucap Camat Kapur IX Andri Yasmen, Kamis 4 Januari 2018.

Selain itu, kondisi tiap ujung gorong-gorong juga telah amblas. Meskipun  drainase ada di tiap sisi jalan, namun tidak dapat menampung air tiap kali hujan, sehingga jika hujan deras dengan durasi satu hingga dua jam, air tetap akan meluap ke jalan.

"Saat ini, jika hujan kembali mengguyur, besar kemungkinan air kembali meluap ke jalan dan akses menuju Kapur IX putus total," kata Andri Yasmen.

Jika jalan tersebut putus total, lanjut Andri Yasmen, maka ada sekitar 27 ribu jiwa di tujuh nagari yang nantinya akan terisolasi, karena jalan tersebut merupakan jalan satu-satunya untuk keluar masuk ke Kapur IX.

Tujuh nagari itu diantaranya Nagari Galugua, Lubuak Alai, Koto Bangun, Sialang, Koto Lamo, Muaro Paiti dan Nagari Durian Tinggi.

Andri yasmen menyampaikan, masyarakat sangat berharap agar jalan tersebut kembali diperbaiki, dan gorong-gorong bisa diperlebar lagi agar genangan air tidak meluap ke jalan jika banjir kembali terjadi.

[Arya Irfanus]