DPP IKM Berharap Satukan kembali kelompok yang "Terserak"

"Kami melihat saat ini sudah merosotnya nilai kebersamaan, kebangsaan, dan bahkan orang sudah mengkotak-kotakan diri, sehingga kami berinisiatif untuk menyatukan kembali rasa kebangsaan itu"
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF -- Dewan Pimpinan Pusat Induk Keluarga Minangkabau (DPP IKM), menggelar sosialisasi sekaligus penyampaian Program Kerja, yang dilaksanakan di Gedung Daerah Provinsi Bengkulu, sabtu lalu (6/1).

Sosialisasi ini dilakukan berangkat dari pemikiran beberapa tokoh masyarakat Minangkabau yang berada di pusat, untuk menyatukan kembali kelompok orang Minang dalam satu wadah guna mempertahankan kebersamaan dan persatuan.

"Kami melihat saat ini sudah merosotnya nilai kebersamaan, kebangsaan, dan bahkan orang sudah mengkotak-kotakan diri, sehingga kami berinisiatif untuk menyatukan kembali rasa kebangsaan itu," sebut Ketua Umum DPP IKM, Fuad Basya.

Pensiunan TNI dengan pangkat Mayor Jenderal ini berharap, setelah terbentuknya cabang IKM di seluruh pelosok negeri ini, dapat menyatukan kembali kelompok yang terserak, agar dapat bersatu padu membangkitkan rasa kebangsaan seperti yang telah dilakukan para pejuang dahulu.

Disamping itu Fuad Basya berharap seluruh anggota IKM yang ada di Bengkulu ini, dapat bersinergi bersama pemerintah daerah, dalam membangun Bengkulu kearah yang lebih maju lagi.

"Inilah akan menjadi salahsatu partner dari Pemerintah Daerah, bagaimana bersama-sama membangun Bengkulu ini kearah yang lebih baik dan maju lagi," pungkasnya.

Dirinya juga mengucapkan rasa terimakasih yang setinggi tingginya kepada pemerintah Provinsi Bengkulu terkhusus kepada Gubernur Bengkulu, yang telah memfasilitasi, sehingga acara sosialisasi tersebut dapat terlaksana dengan baik.

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sesda) Provinsi Bengkulu, pengurus IKM pusat dan daerah serta para Ketua Jurai.

Sementara itu, Sesda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti menyampaikan amanat Gubernur Bengkulu, dimana pemerintah daerah tidak akan dapat membangun Bengkulu ini tanpa adanya bantuan dari semua pihak, termasuk dari etnis minang.

Apalagi, sebut Nopian, jumlah orang minang di Bengkulu ... Baca halaman selanjutnya