Tolak Paham Komunis, Forkompimda Pasbar Bubuhkan Tanda Tangan di Spanduk

"Paham itu diawasi karena sangat berbahaya dan bisa mengancam ketentraman masyarakat"
Forkompimda Pasbar bersam,a sejumlah organisasi masyarakat dan tokoh masyarakat berfoto bersama usai mendeklarasikan penolakan paham komunis, Jumat (20/5) (Istimewa)

KLIKPOSITIF -- Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menolak beredarnya paham komunis di wilayah NKRI. Penolakan itu, ditandai dengan pembubuhan tanda tangan di sebuah spanduk panjang.

Spanduk yang dibubuhkan tanda tangan itu bertertuliskan "Deklarasi Pernyataan Bersama, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Pasaman Barat dengan Segenap Komponen Masyarakat Menolak Paham Radikal Kiri".

Pembubuhan tanda tangan di spanduk tersebut, diawali oleh Bupati Pasbar H. Syahiran yang kemudian disusul Ketua DPRD Pasbar, Daliyus K, Kepala Kejaksaan, Ketua Pengadilan Negeri dan sejumlah organisasi masyarakat, serta tokoh masyarakat di Pasbar. 

Penandatanganan penolakan paham komunis oleh Forkompimda itu, disaksikan oleh ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pasbar, pelajar dan mahasiswa yang ada di Pasbar. 

Usai pembubuhan tanda tangan tersebut, Dandim 0305/Pasaman, Letkol Arm. Cosmas Pramundhito‎ di hadapan para ASN, pelajar dan mahasiswa berjanji untuk menindak serta mengawasi beredearnya paham komunis di Pasbar dan Pasaman.

"Paham itu diawasi karena sangat berbahaya dan bisa mengancam ketentraman masyarakat di Pasbar maupun Pasaman, karena kedua daerah itu merupakan kawasan teritorial Kodim 0305 Pasaman. Pengawasan ini juga sesuai instruksi pimpinan TNI," ujarnya.
[Man St Pambangun]