96 Koperasi di Pasaman Dibubarkan

"Hingga saat ini, Pemkab Pasaman tidak mengetahui jumlah dan keberadaan asetnya"
ilustrasi koperasi (istimewa)

PASAMAN, KLIKPOSITIF -- Sebanyak 96 koperasi di Kabupaten Pasaman-Sumbar dibubarkan pemerintah karena diduga asetnya raib. Hingga saat ini, Pemkab Pasaman tidak mengetahui jumlah dan keberadaan asetnya.

"Kita tidak tahu kemana pergi aset koperasi yang tidak aktif lalu dibubarkan pemerintah tersebut. Setelah kita cek ke lapangan tidak ditemukan asetnya, baik kantor maupun plang mereknya" tegas Kabid Koperasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Pasaman, Asrial ketika dikonfirmasi KLIKPOSITIF, Selasa 9 Januari 2018.

Menurut Afrizal, 96 koperasi yang dibubarkan pemerintah tersebut sesuai dengan keputusan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI nomor 65/Kep/M.KUKM.2/VII/2017 tentang perubahan keputusan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah nomor 114/KEP/KEP/M.KUKM.2/XII/2016 tentang perubahan koperasi.

Puluhan koperasi yang dibubarkan itu karena pengurusnya tidak ada lagi, asetnya juga tidak ada, kemudian tidak ada aktifitas. Ditambah dengan tidak adanya pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) lebih dari lima tahun.

"Dari puluhan koperasi yang dibubarkan itu, kita tidak tahu berapa jumlah asetnya. Mungkin sudah diambil oleh anggota atau pengurus, mungkin juga raib. Yang jelas ketika kita cek ke lapangan tidak ditemukan lagi," sebutnya.

Selain itu, puluhan koperasi itu juga tidak mempunyai piutang kepada pemerintah daerah. Makanya, pemerintah daerah juga dengan mudah membubarkan, sebab, jika masih memiliki piutang, tentu akan ditagih.

[Man St Pambangun]