Suara Pasangan Calon Kalah, Pilkada Padang Ricuh

"Untung saja kejadian tersebut adalah bagian dari simulasi Pilkada Kota Padang yang akan digelar pada Juni 2018 mendatang"
Sejumlah massa bentrok dengan petugas polisi dalam Simulasi Pilkada di Padang. (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Sejumlah orang yang merupakan pendukung salah satu pasangan Calon Kepala Daerah di Padang terlibat kericuhan di salah satu TPS, tepatnya di kawasan Lubuk Kilangan. Massa ini tidak terima jika pasangan calon yang mereka dukung kalah dalam pemilihan.

Massa ini tidak hanya rusuh, tapi juga meminta dilakukan pemilihan ulang. Bahkan, sempat melakukan aksi dorong dengan petugas yang berjaga. Alhasil, polisi yang ada di lokasi TPS langsung menenangkan massa yang telah emosi. Namun, karena kekurangan personel, polisi yang berjaga langsung meminta bantuan ke Mapolresta Padang.

Akhirnya, aksi ricuh massa tersebut berhasil ditenangkan oleh puluhan personel Dalmas Polresta Padang yang cepat datang ke lokasi. Tapi, tak berakhir disitu, massa kembali melakukan aksi di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang dan meminta tuntutan yang sama.

Dengan jumlah personel kepolisian yang ada di lokasi tersebut dan ditambah dengan anggota dari Mapolresta Padang, massa yang melakukan aksi tersebut diatasi. Tapi, kericuhan malah kembali terjadi. Massa yang sudah tersulut emosi ini pun terlibat bentrokan dengan petugas di Kantor KPU Sumbar.

Untung saja kejadian tersebut adalah bagian dari simulasi Pilkada Kota Padang yang akan digelar pada Juni 2018 mendatang. Simulasi ini pun digelar di Landasan Udara Sutan Syahrir pada Kamis 11 Januari 2017 dan melibatkan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padang.

"Simulasi ini kami lakukan sebagai gambaran terburuk pada Pilkada nantinya. Dari sini nantinya akan bisa dipetakan ancaman-ancaman yang terjadi saat Pilkada," ujar Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz.

Dia berharap pada Pilkada nantinya hal terburuk yang digambarkan tersebut tidak terjadi pada Pilkada Padang. "Ini hanya simulasi kemungkinan terburuk, mudah-mudahan tidak terjadi yang seperti ini," ujarnya.

Tidak hanya ricuh, aksi pembakaran sebuah mini market juga ... Baca halaman selanjutnya