Gunung Agung Kembali Erupsi, 53 Ribu Lebih Warga Masih Mengungsi

"Erupsi dengan amplitudo 27 milimeter mengakibatkan gempa 130 detik"
Erupsi Gunung Agung (Wikimedia)

BALI, KLIKPOSITIF -- Gunung Agung kembali erupsi dengan mengeluarkan asap berwarna kelabu kehitaman. Terpantau hari ini intensitas tebal erupsi bertekanan sedang, dengan tinggi kolom 2.500 meter.

Berdasarkan pantauan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tampak dari puncak kawah pada pukul 17.54 WITA, erupsi dengan amplitudo 27 milimeter mengakibatkan gempa 130 detik.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan dari hasil pengamatan tampak, angin meniup asap erupsi ke arah utara hingga timur laut.

"Aktivitas vulkanik masih cukup tinggi yang ditandai dengan tremor menerus dengan amplitudo 1-13 milimeter (dominan 1 milimeter)," katanya dalam sebuah rilis yang diterima KLIKPOSITIF.

Menurutnya gempa vulkanik dalam dan gempa tektonik jauh masih sering terdeteksi oleh Pos Pengamatan Gunung Agung PVMBG di Rendang.

"Sekarang status (Gunung Agung) masih Awas (level 4). Daerah berbahaya hanya berada di dalam radius 6 kilometer dari puncak kawah. Di luar radius 6 kilometer kondisinya aman dan normal," jelas Sutopo.

Terkait kejadian itu, hujan abu vukanik diperkirakan jatuh di beberapa daerah di sebelah utara hingga timur laut dari Gunung Agung.

"Sebaran hujan abu tidak jauh dari Gunung Agung karena tinggi kolom erupsi hanya 2.500 meter," ucap dia.

Selain itu katanya, juga tampak sebagian lereng Gunung Agung cuaca mendung hingga hujan. Informasi dari Pasebaya hujan abu vulkanik tipis telah terjadi di Tulamben, Rubaya, dan Dukuh Kubu. Aktivitas masyarakat normal.

Seperti yang diketahui, hingga saat ini sebanyak 53.207 jiwa masyarakat masih mengungsi yang tersebar di 233 titik pengungsi.
Sementara itu kondisi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap aman dan normal beroperasi. Abu vulkanik dari erupsi Gunung Agung tidak menyebar hingga Kota Denpasar.

"Masyarakat diimbau tetap tenang. Aktivitas vulkanik Gunung Agung memang masih ... Baca halaman selanjutnya