Ini Pendapat Sri Mulyani Soal Penenggelaman Kapal Ilegal Fishing

"Ia memahami adanya dua perspektif yang berbeda dalam menyikapi kebijakan tersebut"
Sri Mulyani saat diwawancara media (Kemenkerian Keuangan)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan pandangannya terhadap kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KKP) Susi Pudjiastuti soal penenggelaman kapal asing yang melakukan penangkapan ikan di Indonesia (illegal fishing).

"Pada dasarnya kalau suatu barang yang diambil alih oleh negara melalui suatu proses hukum yang benar, dia bisa menjadi aset negara. Tentu saja itu bisa dimanfaatkan," katanya dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan.

Ia memahami adanya dua perspektif yang berbeda dalam menyikapi kebijakan tersebut.

Di satu sisi, Menteri KKP melakukan penegasan dan penegakkan hukum agar kapal-kapal tersebut mematuhi peraturan dengan tidak menyalahgunankan ijin operasional maupun pengambilan ikan secara ilegal yang merugikan Indonesia.

Baca Juga: Komisi IV Tegaskan Tetap Dukung Kebijakan Penenggelaman Kapal Asing Pencuri Ikan

Namun di sisi lain, kapal-kapal itu dapat dimanfaatkan sebagai aset negara setelah melalui proses hukum yang berlaku.

Namun, ia menyatakan bahwa dua hal yang berbeda itu bisa dijembatani dengan terus memperbaiki tata kelola dan monitoring agar kapal-kapal tersebut dapat menjadi aset negara.

"Concern atau perhatian dari Bu Susi adalah kapal-kapal ini tidak menyalahgunakan apakah ijin, trayek, apakah dari sisi pengambilan ikan atau sumber daya alam Indonesia," ucap dia.

Sedangkan menurutnya, Presiden Jokowi concern agar kapal-kapal itu lebih bermanfaat bagi masyarakat banyak.

"Dua hal ini sangat bisa dijembatani dengan terus memperbaiki tata kelola dan monitoring. Kemudian memanfaatkan aset itu pada akhirnya adalah untuk menegakkan tata kelola yang baik," pungkasnya.(*)