Sepanjang 2017, 158 Kasus Rubella Ditemukan di Kota Padang

"Gejala umum dari rubella adalah demam, sakit tenggorokan dan kelelahan, serta nyeri sendi "
Ilustrasi dampak yang ditimbulkan akibat infeksi virus Rubella (Health Diagnosis)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Dinas Kesehatan Kota Padang menemukan sebanyak 158 kasus infeksi virus Rubella sepanjang tahun 2017.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani mengatakan, belum ada obat yang bisa menghentikan penyebaran virus penyakit yang mirip campak ini. Namun, dapat dicegah melalui imunisasi dengan vaksin MR (Morbili Rubella).

"Secara alami, penyakit rubella ringan pada sebagian besar pasien dan merupakan fakta nyata bahwa sekitar 50 persen pasien tidak menyadari adanya penyakit ini," kata Mulyani.

Dikatakannya, gejala umum dari rubella adalah demam, sakit tenggorokan dan kelelahan, serta nyeri sendi pada orang dewasa. Jika pasien rubella menghadapi komplikasi, maka mereka mungkin mengalami pendarahan, pembekakan testis dan radang saraf.

"Jika menyerang wanita hamil triwulan I, dapat menyebabkan keguguran. Juga menyebabkan katarak, masalah pendengaran, gangguan jantung dan otak pada anak yang baru lahir," ungkapnya.

Menurutnya imunisasi dengan vaksin MR sebagai pencegahan campak dan rubella ini telah mendapat rekomendasi dari WHO dan izin edar BPOM sehingga aman digunakan pada anak.

Untuk Kota Padang, katanya, pencanangan imunisasi dengan vaksin MR dilakukan Agustus mendatang. Pelaksanaan dibagi menjadi dua tahap, yakni tahap 1 pada Agustus dengan pemberian imunisasi MR di seluruh sekolah yang terdiri dari PAUD, TK, SD/MI/Sederajat, SDLB dan SMP/Sederajat.

Tahap 2 digelar September dengan pemberian imunisasi di pos-pos pelayanan imunisasi, seperti posyandu, polindes, poskesdes, puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya.

"Sasaran kita sebanyak 260.036 jiwa. Yang terdiri dari bayi sebanyak 16.968 jiwa, baduta 33.381 jiwa, balita 81.736 jiwa, TK sebanyak 64.767 jiwa, SD sebanyak 47.484 jiwa dan SMP sebanyak 15.700 jiwa," sebut Mulyani.

Katanya, vaksin sudah digunakan di 141 negara di dunia. Vaksin MR ini 95 persen efektif untuk mencegah campak dan ... Baca halaman selanjutnya