Lebih Dari 1000 Rumah Akan Dibangun di Tepi Barat

"unit pemukiman baru merupakan satu hasil pengakuan Presiden AS Donald Trump"
Israel menyetujui pembangunan lebih dari 1000 unit pemukiman di Tepi Barat yang diduduki negara itu. (cdn.sindonews.net)

KLIKPOSITIF - LSM Peace Now mengatakan bahwa Israel menyetujui pembangunan lebih dari 1000 unit pemukiman di Tepi Barat yang diduduki negara itu.

Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Maliki mengkritik rencana tersebut dan menyalahkan Amerika Serikat karena memberi lampu hijau kepada Israel untuk melakukan apapun yang diinginkannya dengan tanah Palestina.

Maliki mengungkapkan kepada Voice of Palestine Radio bahwa unit pemukiman baru merupakan satu hasil pengakuan Presiden AS Donald Trump terhadap Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Dilansir dari laman Aljazeera, Organisasi Perdamaian Israel menentang permukiman itu. Pihaknya mengatakan bahwa rumah tersebut akan dibangun di 20 permukiman.

Sebelumnya, rombongan tersebut mengumumkan bahwa 6.742 unit konstruksi disetujui di permukiman pada 2017, dan itu merupakan yang tertinggi sejak 2013. Pada 2016, jumlahnya adalah 2.629 unit.

Pemukiman ilegal menurut hukum internasional dianggap sebagai batu sandungan utama saat dimulainya kembali perundingan antara orang-orang Palestina dan Israel, yang telah terhenti sejak April 2014.

Sampai saat ini, ada 600 ribu pemukim di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

"Menteri pertahanan akan hadir pada Rabu depan untuk menyetujui Dewan Perencanaan Tinggi dalam sebuah rencana pembangunan tahun 2018 dari 1.285 unit rumah di Yudea dan Samaria," kata kementerian pertahanan Israel dalam sebuah pernyataan.

Avigdor Lieberman, Menteri Pertahanan, mengatakan bahwa dia akan meminta persetujuan pihak berwenang Israel untuk membangun 2.500 unit di 20 lokasi berbeda.

Dewan Perencanaan Tinggi bertemu beberapa kali dalam setahun untuk mempelajari dan menyetujui proyek pembangunan permukiman.

Juni lalu, Lieberman mengatakan bahwa rencana pada 2017 telah diajukan untuk 8.345 rumah di Tepi Barat yang diduduki, termasuk 3.066 yang dijadwalkan untuk pembangunan.