Trump Inginkan Perang, Moon Inginkan Kedamaian

"Namun satu hal yang menjadi tantangan bagi pemerintahannya program senjata cepat Korea Utara."
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Presiden AS Donald Trump (http://idrus.co)

KLIKPOSITIF - Presiden Korea Selatan Moon Jae-in megatakan bahwa ia yakin dengan menetapkan prioritas kebijakan domestik dan luar negerinya. Namun satu hal yang menjadi tantangan bagi pemerintahannya program senjata cepat Korea Utara.

10 hari sebelumnya, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un membuat pidato Tahun Baru dengan mengungkapkan kemampuan nuklir negaranya.

"Republik kita, pada akhirnya, datang untuk memiliki pencuri perang yang andal. Tidak ada kekuatan dan tidak ada yang bisa berbalik," ujar Kim Jong-un.

Dalam pidato yang sama, Kim mengisyaratkan kemungkinan kembalinya keterlibatan damai, mengerahkan kemungkinan partisipasi Korea Utara di Olimpiade Pyeongchang, yang akan diadakan di Korea Selatan bulan depan. Seoul dengan penuh semangat merebut ranting zaitun itu dan membalas dengan tawaran dialog keesokan harinya.

Dan pada hari Selasa, (9/1), kedua belah pihak akhirnya bertemu untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun dan sepakat bahwa Korea Utara memang akan mengirim delegasi untuk menghadiri pertandingan tersebut.

Untungnya, itu cukup mungkin mengurangi ketegangan dan mencegah perang dalam waktu dekat, bagaimanapun keinginan Washington.

Dilansir dari laman Aljazeera, menentang sanksi setelah sanksi, Korea Utara membuat kemajuan besar untuk menjadi tenaga nuklir. Di musim panas 2017, ketegangan berkobar saat Pyongyang dan Washington memperdagangkan kata-kata yang berdarah. Korea Utara mengancam akan menyerang wilayah Guam di AS, dan Presiden AS Trump berjanji akan melakukan tindakan jika Pyongyang mengeluarkan ancaman lagi terhadap negaranya.

Washington meningkatkan tekanan di Korea Utara dengan latihan militer dan penghukuman di Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan ada beberapa laporan dari beberapa warga Korea Selatan yang bersiap untuk perang dengan membeli persediaan darurat serta masker gas.

Pyongyang bahkan melakukan ujicoba pada bulan November yang diyakini ... Baca halaman selanjutnya