Perilaku LSL di Sumbar Membahayakan, Sudah Menyasar Anak-anak

"Estimasinya ada 5000, kalau disinkronkan dengan data yang dikonseling konselor di kabupaten/kota, jumlahnya memang mendekati"
ilustrasi (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ketua Perhimpunan Konselor VCT HIV Sumatera Barat, Katherina Welong mengatakan, informasi estimasi keberadaan lebih dari 5000 Lelaki Seks Lelaki (LSL) atau gay di Sumatera Barat bukan angka yang berlebihan. Karena yang melakukan konseling pada konselor VCT HIV di Sumatera Barat hampir sesuai dengan data tersebut.

"Yang melakukan pemetaan LSL itu KPA. Estimasinya ada 5000, kalau kita sinkronkan dengan data yang dikonseling konselor di kabupaten/kota, jumlahnya memang mendekati," ungkapnya, Jumat 12 Januari 2018.

Data memprihatinkan itu patut menjadi perhatian, apalagi hasil rembuk dari para konselor, ditemukan perubahan paradigma pada pelaku seks menyimpang LSL. Banyak pelaku LSL yang berperan sebagai laki-laki dalam hubungan seks, kini berubah posisi menjadi perempuan.

Melihat perubahan ini, bisa jadi sedang terjadi pengkaderan LSL. Mereka mencari anak-anak usia sekolah yang mengalami disorientasi seks agar mengisi peran sebagai top atau laki-laki dalam hubungan seks. Kalau anak-anak di posisi top, mereka tidak akan merasakan sakit. "Ini yang meresahkan dan patut dicegah agar anak-anak kita tidak masuk ranah itu,” ulasnya.

Bahkan, Kepala Poliklinik HIV RSUP DR. M Djamil Padang, dr. Armen Ahmad, SpPD, KPTI membeberkan, hampir di seluruh perguruan tinggi di Sumatera Barat terdapat mahasiswa LSL. Ketegasan itu dikemukakan karena perilaku seks menyimpang merupakan penyakit yang bisa diidap siapa saja tanpa membedakan kelas sosial atau tingkat pendidikan.

“Ada pasien konseling saya mengaku sudah berhubungan badan dengan 200 laki-laki. Itu dilakukan sejak masih kuliah sampai bekerja. Sekarang dia sudah meninggal,” tuturnya.

Menurut dr Armen, untuk pencegahan dini agar tidak terpapar perilaku LGBT, orang tua harus berperan aktif memberikan penjelasan terhadap anak.

“Dari kecil anak-anak harus diberi tahu. Caranya bukan dengan menjelaskan definisi LGBT, ... Baca halaman selanjutnya