Menyedihkan, Bocah di Padang Ini Dirantai Gara-gara Tak Mau Jadi Pengemis

"Bocah ini dirantai oleh ibu kandung dan bapak tirinya"
Kondisi ZA yang dirantai besi (Budi Sunandar)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Bak lagu Iwan Fals yang berjudul "sore tugu pancoran" mungkin lebih keras yang dialami oleh bocah berinisal ZA (11) di Kota Padang. Anak yang seharusnya mendapatkan pendidikan di bangku Sekolah Dasar (SD) itu malah diperlakukan secara tak manusiawi oleh ibu kandung bersama bapak tirinya.

Tangan dan kaki ZA diikat dengan rantai. Ia diikat seperti itu karena enggan memenuhi perintah ibunya untuk mengemis.

"Saya mengetahui kejadian ini baru tadi pagi dari Bhabin Kamtibmas mengantarkan anak saya ini ke Polresta Padang," ujar ayah kandung ZA, Dek Moris (45).

Kejadian yang menimpa ZA tersebut terjadi setelah perceraian orang tuanya empat tahun lalu. Dek Moris tidak menyangka mantan istrinya melakukan hal yang tidak manusiawi terhadap anak dari darah daging dia sendiri.

"Saya tidak menyangka anak saya diperlakukan seperti itu oleh ibu kandungnya sendiri," ujar Dek Moris.

Lelaki yang bekerja sebagai nelayan itu mengaku sangat jarang menemui ZA karena kesibukannya. 

Sementara itu, kepada awak media ZA mengungkapkan bahwa dirinya sempat melarikan diri saat ibu kandungnya mengikatnya menggunakan rantai besi.

"Saya kabur dengan alasan ingin buang air kecil dan lari dari rumah," ujarnya kepada KLIKPOSITIF.

Dengan rantai yang masih terlilit di kaki kanannya, ZA berlari ke arah pusat Kota Padang. Lelah berlari, ZA berhenti di depan salah satu rumah di kawasan  Asrama Polisi Lolong, Kelurahan Plamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat. 

Tak disangka, rumah tempat ia berhenti tersebut adalah rumah milik salah seorang Pejabat Utama Polda Sumbar, Kombes Pol Margiyanta.

Margiyanta pada saat itu mengira, anak itu adalah anak tetangganya. Merasa ada yang tidak beres dengan anak itu, Margiyanta kemudian mengajak masuk ke dalam rumah.

"Ketika anak itu sudah berada dalam rumah. Saya mengunci pintu untuk memberikan rasa ... Baca halaman selanjutnya