Jadi Pengedar Narkoba, Residivis Jambret Ditangkap Saat Sedang Bersantai di Rumah

"Saat perburuan, polisi tidak mengalami kesulitan"
Barang bukti narkoba yang disita dari tangan Eka (KLIKPOSITIF/Halbert Chaniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Satuan Reserse Narkoba Polresta Padang menangkap seorang pengedar narkoba jenis sabu-sabu di kawasan Koto Tangah, Padang Minggu 14 Januari 2018 malam.

Tersangka yang diketahui bernama Eka Surya alias Eka Pirang dibekuk karena ia diduga kerap mengedarkan sabu-sabu di kawasan itu.

Saat perburuan, polisi tidak mengalami kesulitan, sebab tersangka ditangkap saat tengah bersantai di rumahnya di Jalan Adinegoro RT 02/RW 20, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah.

Saat penangkapan, polisi mendapati sejumlah barang bukti narkoba jenis sabu-sabu siap edar yang disimpan tersangka di selokan, tidak jauh dari rumahnya.

"Saat keberadaan barang bukti diketahui, tersangka langsung mengakui kepemilikan barang haram tersebut," kata Kasat Narkoba Polresta Padang, Kompol Abriadi.

Saat ditangkap, tersangka Eka diketahui merupakan seorang residivis tindakan pencurian dan kekerasan (jambret) yang kerap dilakukannya di sejumlah kawasan.

Sebelum menjadi pengedar narkoba, Eka mengaku pernah ditahan atas tindakannya tersebut selama tiga tahun, dari tahun 2010 lalu.

"Baru setahun ini saya bebas, saya nekat menjual narkoba ini karena kebetulan saya kenal dengan seseorang yang bisa memasoknya pada saya," ucap Eka.

Kendati begitu, kepada petugas Eka belum mengungkap secara rinci identitas pemasok narkoba yang ditemukan di tangannya, sehingga kasus ini menjadi fokus pengembangan oleh Satresnarkoba Polresta Padang.

Sementara itu, Kompol Abriadi menyebutkan bahwa akibat tindakannya saat ini, Eka terancam jeratan pasal 112 dan 114 KUHP, serta Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang praktek peredaran narkoba, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

[Halbert Chaniago]