Pemkab Pasaman Intruksikan ASN Tunaikan Zakat ke Baznas

"Zakat tersebut sebesar 2,5 persen dari gaji dan penghasilan lainnya"
Zakat (istimewa)

PASAMAN, KLIKPOSITIF -- Bupati Pasaman, Yusuf Lubis mengintruksikan kepada seluruh ASN Pemkab Pasaman agar menunaikan zakatnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pasaman. Zakat tersebut sebesar 2,5 persen dari gaji dan penghasilan lainnya.

Mayoritas saat ini yang menunaikan zakatnya melalui Baznas baru ASN itupun belum 100 persen. "Pak Bupati sudah mengintruksikan kepada seluruh ASN Pasaman agar berzakat melalui Baznas," kata Ketua Baznas Pasaman, H. Syafrizal kepada KLIKPOSITIF.

Bupati juga akan mengirimkan surat kepada seluruh instansi agar semua pihak menunaikan zakatnya melalui Baznas Pasaman. Ini tujuannya agar zakat tersebut bisa terkoordinir tidak tumpang tindih penerimanya.

Menurut Syafrizal, selain ASN pihaknya juga akan memberikan pemahaman dan mengajak para perantau dan perorangan untuk tunaikan zakatnya di Baznas Pasaman. Hingga saat ini baru sekitar 2 persen perantau Pasaman dan perorangan yang berzakat melalui Baznas.

Tahun 2018 ini, jelas Syafrizal, langkah yang akan dilakukan mensosialisasikan program Baznas 2017 tersebut kepada mereka dengan mentribusikan buku pemahaman tentang berzakat.

"Kita melihat masih kurangnya pemahaman berzakat ke lembaga resmi. Kebanyakaan mereka menyalurkan zakat kepada mereka yang inginkannya, ini sama dengan bersedekah bukan zakat. Sebab, zakat itu disalurkan melalui Baznas, perintahkan Allah SWT dalam surat At Taubah ayat 60, UU Zakat No.23 tahun 2011 dan PP No.14 tahun 2014," katanya.

Baznas Pasaman terus menggenjot zakat dari berbagai lembaga dan perorangan agar dapat berdampak terhadap masyarakat yang membutuhkan. Selain menunggu zakat di kantor, Baznas Pasaman juga langsung jemput ke rumah-rumah bagi yang tidak berkesempatan mengantarkannya ke kantor.

Zakat yang tertinggi pada tahun 2017 berasal dari Sekretariat Daerah Pasaman Rp231.656.325, Dinas Kesehatan Rp365 juta, Dinas Pendidikan Rp326 juta, Dinas Pertanian Rp157 juta, RSUD ... Baca halaman selanjutnya