Puncak Perayaan HPN 2018, Presiden Jokowi Diberi Gelar Sangsako

"Pemprov Sumbar sedang membicarakan terkait gelar tersebut dengan pemangku kepentingan Istano Basa Pagaruyung"
Wagub Sumbar, Nasrul Abit. (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengatakan, saat kegiatan puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2018, direncanakan ada pemberian gelar adat sangsako untuk Presiden Joko Widodo.

Saat ini, Pemprov Sumbar sedang membicarakan terkait gelar tersebut dengan pemangku kepentingan Istano Basa Pagaruyung.

"Kami sedang membicarakan dengan pihak kerajaan dan Raja Pagaruyuang," sebut Wagub, Sabtu 20 Januari 2018 di Padang.

Terkait gelar apa yang akan diberikan kepada orang nomor satu di Indonesia itu, menurut Wagub, informasi terakhir, Raja Pagaruyuang akan musyawarah dulu (Rapat) dulu dengan saudara-saudaranya serta pemangku kepentingan terkait gelar yang cocok untuk seorang kepala negara.

"Kami berharap pada saat puncak HPN yakni tanggal 8 atau 9 Februari presiden sudah di Sumbar dilangsungkan prosesi pemberian gelar," harapnya.

Kemudian juga direncanakan prosesi makan bajamba. Jamba yang disiapkan sekitar 300 jamba, dengan estimasi dalam satu jamba akan makan 6 orang pejabat negara dan undangan termasuk pers.

"Tempat rencana kami di pelataran Museum Aditiyawarman," bebernya.

Untuk diketahui, gelar adat Sangsako juga pernah diberikan oleh Masyarakat Tanjung Alam dan Pewaris Kerajaan Pagaruyung di Istano Basa Pagaruyung kepada Presiden Bambang Susilo Yudhoyono dan istrinya.

Bambang Susilo Yudhoyono mendapat gelar “Yang Dipertuan Maharajo Pamuncak Sari Alam,” sedangkan Ani Yudhoyono mendapat gelar “Puan Puti Ambun Suri”.

[Joni Abdul Kasir]