Pembangunan Jembatan Tuntas, Petani di Nagari Jambak Pasaman Sumringah

"Jembatan menuju areal sawah masyarakat seluas 109 hektar itu telah selesai dibangun tahun 2017 dengan Anggaran Dana Desa (ADD) Rp500 juta"
Petani Nagari Jambak terbantu dengan pembangunan jembatan didepan surau lamo Jorong Induk Gadang Nagari Jambak. (KLIKPOSITIF/Man St Pambangun)

PASAMAN, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Nagari Jambak, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman membangun jembatan usaha tani sepanjang 24 meter dengan lebar tiga meter. Jembatan menuju areal sawah masyarakat seluas 109 hektar itu telah selesai dibangun tahun 2017 dengan Anggaran Dana Desa (ADD) Rp500 juta.

Dengan tuntasnya pembangunan jembatan tersebut, ratusan petani Jambak sangat terbantu dengan adanya jalan khusus kendaraan roda dua tersebut. "Sudah puluhan tahun petani di Jambak membawa hasil panen dengan cara memikul dan mengeluarkan ongkos Rp10 ribu perkarung," kata Walinagari Jambak, Edi Jufri pada KLIKPOSITIF, Rabu 31 Januari 2018.

Selesainya pembangunan jembatan di depan surau lamo Jorong Induk Gadang itu, maka akses transportasi petani mulai lancar. Setidaknya, jarak areal sawah warga dengan perkampungan sekitar 1 Kilometer tersebut sudah bisa dilalui dengan sepeda motor meskipun kondisinya masih sebagian bertanah.

Menurut Edi Jufri, pada tahun 2016, pihaknya telah membuka jalan usaha tani tersebut dengan panjang 516 meter dan lebar 2,5 meter. Dengan dana sekitar Rp400 juta melalui Anggaran Dana Desa. Namun dengan dana tersebut pembukaan jalan belum selesai.

"Tahun ini kembali kita lanjutkan dengan program peningkatan jalan usaha tani sepanjang 450 meter dengan lebar 2,5 meter. Dananya kita anggarkan sekitar Rp650 juta malelaui dana ADD," jelas Edi usai meninjau jembatan tersebut.

[Man St Pambangun]