Pandeka Sahar Hilang di Danau Dibawah

Wabup Solok Yulfadri Nurdin saat memimpin pencarian tadi malam
Wabup Solok Yulfadri Nurdin saat memimpin pencarian tadi malam (ist)

SOLOK , KLIKPOSITIF -- Seorang peternak ikan keramba, warga jorong Kampung Tangah Nagari Kampung Batu Dalam kecamatan Danau Kembar , dilaporkan hilang sejak kemarin (Minggu, 4 Februari 2018) malam di kawasan perairan Danau Dibawah, Kabupaten Solok .

Upaya pencarian Pandeka Sahar (70) sudah dilakukan sejak kemarin malam pasca korban dilaporkan hilang. Bahkan Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin turut melakukan upaya pencarian bersama warga setempat.

baca juga: Pemko Solok Koordinasi Persiapan Penerapan New Normal dengan Mendagri

Menurut Wabup, Pandeka Sahar dilaporkan hilang sekirar pukul 18.00 Wib menjelang magrib. Setelah dilakukan pencarian sampai pukul 23.00 wib tadi malam, Pandeka Sahar tak juga ditemukan.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kampung Batu Dalam, Zulhatrijon, menyatakan seperti biasanya Pandeka Sahar sekira pukul 16.00 Wib sore pergi dari rumah untuk menangkap ikan disalah satu tepian di Danau Bawah.

baca juga: Warga Lima Puluh Kota Menghilang Setelah Gagal Bunuh Diri, Begini Kondisinya Saat Ditemukan

Namun, kemarin, Pandeka Sahar tak kunjung pulang hingga jelang magrib. Sementara keluarga dan anak-anaknya sudah mulai gelisah dan bertanya tanya tentang keberadaan korban.

Mendapati ayahnya belum juga pulang, anak korbam Andi kemudian menyusul ayahnya ke lokasi Karamba (peliharaan ikan) yang selama ini dikembangkan korban. Namun Andi tidak menemukan ayahnya setelah di cari-cari di sekitar lokasi.

baca juga: Kapolres Solok Kota Terima Penghargaan dari Pemko Solok

Khawatir nasib ayahnya, Andi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga lainnya, sampai akhirnya masyaralat luas ikut melakukan pencarian.

"Kita bersama warga mencari korban sejak magrib. Pak Yulfadri Nurdin (Wabup Solok ) yang diberi tahu juga ikut mencari hingga larut malam," kata Zulhatrijon.

baca juga: Kota Solok Kembali Perpanjang PSBB Hingga 7 Juni 2020

Pencarian korban selain melibatkan masyarakat setempat, pihak keamanan dari polsek dan para relawan juga ikut menyisir tepian danau Kembar itu dengan memanfaatkan lampu penerangan seadanya.

"Kita maksimalkan pencarian di tepi danau , karena korban diduga hilang karena tenggelam atau terseret arus, " kata Yulfadri Nurdin.

Dirinya memimpin pencarian korban sampai tengah malam. Selain memotivasi warga dengan kebersamaan, Yulfadri berusaha menenangkan keluarga korban yang telah semakin panik dan cemas. Pencarian tadi malam bekum membuahkan hasil.

Pagi tadi pencarian kembali dilanjutkan.Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan bersama masyarakat dan pihak terkait lainnya masih melakukan upaya pencarian. (Syafriadi)

Penulis: Eko Fajri