TP PKK: Cegah Pemasungan di Pessel Perlu Peran Serta Masyarakat

"Dari 32 orang yang sudah ditangani di Rumah Sakit Jiwa di Padang. 10 orang mengalami kesembuhan. Jadi semua itu ada langkah untuk penyembuhannya, untuk itu tidak adalagi kata pemasungan"
Ilustrasi (net)

PESSEL, KLIKPOSITIF-- Ketua TP-PKK Pesisir Selatan, Lisda Rawdha mengimbau masyarakat untuk ikut andil dalam mencegahnya pemasungan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di daerah itu.

"Kita sangat tidak setuju, jika ada pemasungan terhadap masyarakat yang mengalami gangguan jiwa. Semua mesti memberi dukungan, agar semua orang gangguan jiwa harus dirawat sebagaimana mestinya," sebut Lisda Rahwda saat meresmikan gerakan bebas pasung, di Puskesmas Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Sabtu 10 Februari 2018.

Ia menjelaskan, ada penyakit ganguan jiwa terjadi karena banyak faktor, untuk mengatasinya harus diserahkan pada para ahlinya. Karena tidak semua gangguan jiwa, yang tidak bisa disembuhkan.

"Dari 32 orang yang sudah ditangani di Rumah Sakit Jiwa di Padang. 10 orang mengalami kesembuhan. Jadi semua itu ada langkah untuk penyembuhannya, untuk itu tidak adalagi kata pemasungan," jelasnya.

Ia berharap, kondisi tersebut untuk bisa teratasi di daerah itu, karena tindakkan pemasungan tidak sepantasnya diberlakukan pada manusia. Karena, setiap manusia mempunyai hak sesuai dengan ketentuannya masing-masing.

"Termasuk jika sudah sembuh, agar dapat diterima sebagai manusia normal pada biasa. Karena itu hak sebagai manusia di negara kita ini,"terangnya.

Sementara itu, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni menyepakati adanya pencanangan tindakan bebas pasung di daerah itu. Sebab, Pesisir Selatan harus benar-benar terbebas dari tindakan pemasungan. (Kiki Julnasri)