RESMI: Pilkada Padang Hanya Diikuti Dua Pasang Calon

"Pasangan Syamsuar Syam-Misliza gagal masuk ke kontestasi pilkada dari jalur perseorangan"
Dua pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang, tampak Mahyeldi tidak hadir dalam penetapan calon kepala daerah oleh KPU Padang (KLIKPOSITIF/Cecep Jambak)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang telah menetapkan peserta pemilihan kepala daerah Kota Padang tahun 2018.

Keputusan itu tertuang dalam rapat pleno terbuka Penetapan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang tahun 2018, Senin 12 Februari 2018.

Dalam rapat tersebut pasangan calon Mahyeldi-Hendri Septa, dan Emzalmi-Desri Ayunda resmi menjadi peserta Pilkada.

Sementara pasangan Syamsuar Syam-Misliza gagal masuk ke kontestasi pilkada dari jalur perseorangan karena tidak memenuhi syarat.

"Pada rekapitulasi perhitungan perbaikan pasangan dari jalur perseorangan tidak memenuhi syarat jumlah dukungan dan sebaran daerah Kota Padang," kata Ketua Divisi Hukum KPU Padang, Riki Eka Putra usai rapat pleno.

Ketua Divisi Keuangan, Umum dan Logistik, Mahyudin, menambahkan, secara umum persyaratan calon perseorangan sudah memenuhi syarat, dalam artian penyerahan dokumen terpenuhi jumlah mininal.

"Namun pada saat verifikasi faktual perbaikan, pasangan ini tidak bisa menghadirkan pendukung itu pada satu tempat hingga masa yang kita berikan," ungkapnya.

Katanya, syarat minimal untuk memenuhi persyaratan sebabyak 14.530 lagi, untuk kemudian dilakukan verifikasi faktual.

"Di sinilah syaratnya tidak tercapai. Yang memenuhi syarat hanya yang lama. Tentu tidak sampai pada syarat minimal.
Dengan demikian kita telah putuskan tidak memenuhi syarat. Telah diplenokan kemarin," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Padang, Muhammad Sawati menambahkan, untuk dua pasangan calon dari unsur petahana telah memenuhi persyaratan.

"Perbaikan administrasi semuanya memenuhi syarat. Besok dilakukan pengundian penetapan nomor," pungkasnya.

[Cecep Jambak]