Mulai Hari Ini, Pengendara Dilarang Berhenti di Jalan Khatib Sulaiman

"Larangan tersebut diwujudkan dengan pergantian seluruh rambu-rambu lalulintas"
Pemasangan rambu-rambu baru di jalan Khatib Sulaiman (KLIKPOSITIF/Halbert Chaniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Polresta Padang menetapkan bahwa mulai hari ini, Senin 12 Februari 2018, setiap warga yang mengendarai kendaraan dilarang berhenti di sepanjang jalan Khatib Sulaiman.

Larangan tersebut diwujudkan dengan pergantian seluruh rambu-rambu lalulintas yang berisi larangan parkir menjadi larangan berhenti.

"Ada 18 titik yang kami ganti dari leter P yang artinya dilarang parkir menjadi leter S yang artinya dilarang berhenti," kata Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Asril Prasetya.

Menurut Asril, penggantian rambu tersebut dilakukan karena Jalan tersebut merupakan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL).

"Di lokasi KTL memang tidak boleh ada yang berhenti karena ini merupakan jalur cepat, maka dari itu rambunya kami ganti," lanjut dia.

Lantas terkait parkir, setiap pengendara diharapkan bisa memanfaatkan area parkir yang ada di lokasi perkantoran di jalan Khatib Sulaiman atau pusat perbelanjaan.

Selama ini memang, jalan Khatib Sulaiman adalah salah satu area yang kerap dipadati kendaraan di jam sibuk. Hal itu disebabkan karena adanya penyempitan jalan akibat parkiran kendaraan roda dua maupun roda empat yang menempati badan jalan.

"Dengan adanya pergantian ini, masyarakat harus mematuhi aturan lalu lintas yang telah dibuat karena aturan itu juga untuk keselamatan pengendara juga," tutur Asril.

Namun begitu sebut dia, pihak kepolisian tidak serta merta langsung menindak pengendara yang melanggar aturan baru tersebut.

"Untuk sebulan ini kami akan lakukan sosialisasi terlebih dahulu, setelah itu akan kami lakukan penindakan berupa tilang," sambungnya.

Ia mengatakan jika ada masyarakat yang melanggar setelah dilakukan sosialisasi, akan disanksi dengan pasal 87 ayat 2 Undang-undang lalu lintas dengan denda maksimal Rp500 ribu.

[Halbert Caniago]