BMKG: Suhu di Sumbar Capai 34 Derajat Celcius, Tertinggi di Indonesia

"hal ini disebabkan sedikitnya kumpulan awan yang menutupi langit didaerah ini, sehingga tidak ada filter matahari menuju bumi. Suhu ini dapat dikatakan cukup tinggi, namun belum ekstrim."
Ilustrasi (ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ketaping, Padang Pariaman, menyatakan suhu udara di pesisir Kota Padang, dan Sumatera Barat secara umum terpantau paling tinggi dari semua stasiun BMKG  di Indonesia.

Kasi Observasi dan Informasi Badan Meteorlogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ketaping, Sumatera Barat Budi Iman Samiaji, Selasa (13/2) mengatakan, suhu udara di pesisir Kota Padang dan Sumatera Barat bisa mencapai 35 derajar celcius, dengan puncaknya terjadi sekitar pukul 11 hingga 14.00 WIB.

"Suhu udara di Kota Padang, kemaren (12/2) juga tercatat menjadi yang tertinggi di Indonesia dari pantauan semua stasiun BMKG, dan potensinya hingga dua hari kedepan masih dapat terjadi dengan suhu maksimal diperkirakan mencapai 35 derajat celcius," kata Budi, pada KLIKPOSITIF.

Ia menambahkan, hal ini disebabkan sedikitnya kumpulan awan yang menutupi langit didaerah ini, sehingga tidak ada filter matahari menuju bumi. Suhu ini dapat dikatakan cukup tinggi, namun belum ekstrim.

Dengan suhu udara yang ada tersebut, BMKG juga memperkirakan kebakaran atau titik panas akan dapat mudah terjadi, sebab itu pihaknya mengimbau pada masyarakat agar waspada terhadap hal ini.

"BMKG belum memantau adanya titik panas di Sumbar, namun ini bisa saja terjadi dengan kondisi suhu saat ini, sebab itu kami imbau masyarakat waspada. Selain itu bagi masyarakat terutama yang beraktifitas di luar rumah untuk meningkatkan konsumsi air agar tidak dehidrasi," jelasnya.

Dengan kondisi suhu yang cukup panas di daerah tersebut, masalah kesehatan seperti dehidrasi, tenggirokan dapat saja terjadi jika kekurangan asupan cairan.

Namun demikian, meski suhu diperkirakan cukup tinggi, BMKG tetap memprediksi hujan bisa saja terjadi pada malam hari yang sifatnya lokal, pada daerah-daerah tertentu. (*)