Waspadai Ancaman Dalam Negeri

"Negara lain pun mengkhawatirkan negara kita, karena perkembangannya menjadi perhatian mereka"
Ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF -- Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamananan (Menko Polhukam), Wiranto, berpesan agar kepala daerah jeli dalam memantau kerawanan saat Pilkada 2018 pada Juni mendatang. Sebab, hal itu menjadi sorotan banyak negara belakangan ini.

"Kemarin, saya masih bertemu dengan Perdana Menteri Singapura, Menteri Pertahanan Singapura, saya ditanya bagaimana kondisi Indonesia dan persiapan Pilkada. Mereka tahu persis," kata Wiranto belum lama ini dalam acara Rakor Gubernur, Sekda dan Kepala Kesbangpol Provinsi se-Indonesia.

Ia lalu bercerita pengalamannya pada 1998 saat masih menjabat sebagai Panglima TNI. Perdana Menteri Singapura saat itu, Lee Kuan Yew, pernah mengingatkan agar dirinya mampu menjaga kondusifitas di negara ini.

"Katanya, Pak Wiranto jaga negara anda. Apapun yang terjadi di negara anda akan sangat berpengaruh terhadap Singapura," ungkap Wiranto kembali mengutarakan pesan Lee Kuan Yew pada masa silam.

Ia membenarkan pesan mantan pemimpin Singapura tersebut. Makanya, ia minta kepada kepala daerah agar benar-benar mampu menjaga kawasannya masing-masing. Terlebih, jelang pilkada, kerawanan daerah mesti diantisipasi.

"Negara lain pun mengkhawatirkan negara kita, karena perkembangannya menjadi perhatian mereka," tambah Wiranto dalam sambutannya.

Dengan, indikator Bawaslu atas daerah-daerah yang dianggap rawan, kata Wiranto, sebenarnya bisa menjadi pedoman pemerintah, termasuk daerag dalam mengamati perkembangan dinamika saat pilkada.

"Untuk itu, daerah yang indeks kerawaanan tinggi, kita mohon pejabat daerah bisa berkoordinasi dengan kepolisian-TNI untuk meredam potensi tersebut," tambah Wiranto.

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menilai bahwa salah satu ancaman bagi Indonesia adalah masalah teknologi (cyber). Hal ini terlihat dari banyaknya berita-berita yang dapat mempropaganda seseorang.

"Kita mengantisipasi ancaman cyber tadi. Kita lihat ... Baca halaman selanjutnya