Gerindra Protes Bawaslu Atur Materi Ceramah Agama saat Pilkada

"Bawaslu punya pemahaman apa sih? Apa ada kriteria pemahaman agama untuk menjadi anggota Bawaslu? Kalau nggak ada jangan ikut campurlah"
Ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF -- Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Gerindra, Muhammad Syafi'i tidak setuju dengan rencana Badan Pengawas Pemilu yang akan membuat peraturan tentang materi ceramah keagamaan di momentum Pilkada serentak 2018.

"Bawaslu kembali pada tupoksinnya, saja jangan abuse of power," kata Syafi'i di DPR, Jakarta, Rabu (13/2/ 2018).

Syafi'i menilai Bawaslu tidak punya kapasitas untuk menilai isi materi ceramah keagamaan.

"Bawaslu punya pemahaman apa sih? Apa ada kriteria pemahaman agama untuk menjadi anggota Bawaslu? Kalau nggak ada jangan ikut campurlah," ujar Syafi'i.

Ia berharap, materi ceraman menjadi urusan internal pemeluk dan pemuka agama masing-masing.

"Itu jadi urusan internal Gereja dan Masjid dan yang lain. Biarkan saja yang penting di dalam kehidupn keseharian mereka tidak ada masalah," tutur Syafi'i.

BACA SELENGKAPNYA