KONI Belum Tahu Soal Kasus Narkoba yang Menjerat Atlet Judo Sumbar

"Pihaknya akan menelusuri lebih dalam data pelaku penyalahgunaan narkoba "
Kepolisian Polda Sumbar memperlihatkan barang bukti narkoba (KLIKPOSITIF/Halbert Chaniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar mengaku belum mengetahui keterlibatan seorang atlet cabang olahraga Judo dalam praktek penyalahgunaan narkoba.

Ketua KONI Sumbar, Syaiful mengatakan bahwa pihaknya akan menelusuri lebih dalam data pelaku penyalahgunaan narkoba berinisial EF yang mengaku atlet judo berprestasi.

"Saya baru mengetahui informasi adanya atlet judo Sumbar yang ditangkap pihak kepolisian terkait penyalahgunaan narkoba. Dalam hal ini, tentu sangat prihatin," katanya.

Meski mengatasnamakan seorang atlet judo Sumbar, Syaiful menambahkan, pihaknya masih terus mencari informasi lebih jauh terkait latar belakang EF.

Baca Juga: Atlet Judo Sumbar Ditangkap Bawa Sabu di Padang

Menurutnya dari data 2016 yang dimiliki KONI Sumbar, EF tidak terdaftar sebagai atlet binaan.

"Mungkin sebelumnya ya, namanya terdaftar dalam atlet Judo Sumbar. Maka itu kita akan konfirmasi dengan pengurus provinsi judo Sumbar apakah masih aktif atau tidak," tambahnya.

Syaiful mengklaim, dari data yang dimilikinya sejak tahun 2016 itu, EF justru tidak pernah meraih prestasi untuk Sumbar. Akan tetapi, pihaknya akan meninjau lebih jauh dari data itu.

"Pastinya dari data 2016 hingga sekarang nama yang bersangkutan sebagai binaan atlet KONI Sumbar tidak ada. Kita telusuri lebih jauh dulu dan akan komunikasi dengan pengurus provinsi Judo Sumbar dan meminta data," lanjut Syaiful.

Sebelumnya diketahui bahwa EF ditangkap oleh tim Ditres Narkoba Polda Sumbar karena membawa sebanyak 10 paket narkoba jenis sabu pada Senin 5 Februari 2018 lalu.

Atlet tersebut diringkus bersama keponakannya berinisial T (17) di Jalan S. Parman, Kelurahan Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.

Hingga kini, semua tersangka masih menjalani proses ... Baca halaman selanjutnya