Puluhan Kepala Keluarga di Agam Kesulitan Air Bersih

"Kelangkaan air bersih sudah terjadi sejak 3 tahun terakhir"
Ilustrasi warga mengantri untuk mendapatkan air bersih (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Sebanyak 43 KK di Kampung Bukik, Jorong Koto Gadang, Nagari Koto Gadang, Kecamatan IV Koto, Agam-Sumbar, kesulitan pasokan air bersih.

Disebutkan, kelangkaan air bersih sudah terjadi sejak 3 tahun terakhir.

Defriman, perwakilan masyarakat yang kesulitan air bersih di Koto Gadang mengatakan, kondisi seperti itu membuat warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Airnya kadang hidup kadang tidak, jelas ini sangat menyusahkan," kata Def, Rabu 14 Februari.

Menurutnya air bersih yang selama ini didapat dari Gunung Singgalang yang kemudian mengalir menuju Koto Gadang lewat pipa yang dikelola dan didistribusikan oleh Yayasan Koto Gadang.

"Perbulan, kita diharuskan membayar iuran. Yayasan harus mencari jalan keluarnya, kita sudah merasakan selama 3 tahun," ucap dia.

Selama ini, untuk keperluan air bersih, warga terpaksa melakukan pembelian air maupun dijemput langsung ke tempat ibadah yang ada di lokasi itu.

Sementara, Pihak Yayasan Koto Gadang Ramlan Ghazali mengaku berjanji mencarikan solusi dari masalah yang membuat warga Kampung Bukik menderita.

Ia mengaku saat ini pihaknua sudah membentuk tim untuk menelusuri penyeban masalah tersebut.

"Tim ini yang akan mencari titik masalah, bisa saja ada pipa yang bocor sehingga airnya terbuang percuma atau ada pemakaian berlebihan," pungkasnya kemudian.

[Hatta Rizal]