Polresta Padang Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan di Pasar Raya

"Sebanyak 15 adegan ditampilkan saat rekonstruksi tersebut dan adegan penusukan yang dilakukan oleh tersangka Rio Saputra alias Ucok"
Rekonstruksi kasus penusukan di Pasar Raya yang digelar di halaman Mapolresta Padang. (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Polresta Padang melakukan rekonstruksi terhadap kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian pada 31 Oktober 2017 lalu di Halaman Mapolresta Padang, Kamis 15 Februari 2018.

Sebanyak 15 adegan ditampilkan saat rekonstruksi tersebut dan adegan penusukan yang dilakukan oleh tersangka Rio Saputra alias Ucok terhadap korbannya yang bernama Ari Candra terjadi pada adegan ke-11.

Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka sempat bertemu seseorang yang bernama Papa Peri yang saat ini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polresta Padang. Setelah itu, tersangka langsung pergi ke Pasar Raya Padang untuk menemui seseorang yang bernama Unyil.

Pada adegan lima, tersangka bertemu dengan korban yang berjalan sempoyongan seperti orang yang sedang mabuk. Pada adegan delapan, korban menyenggol bahu sebelah kanan tersangka dan terjadilah keributan di dekat tugu Air Mancur Pasar Raya Padang.

Pada adegan sembilan, terlihat korban memukul tersangka dengan tangan kanan dan tersangka langsung menangkis pukulan tersebut. Pada adegan ke-10, tersangka langsung mengambil pisau yang diletakkan di saku kanannya dan pada adegan ke-11 tersangka langsung menusuk paha sebelah kanan korban.

Setelah ditusuk, pada adegan ke-13 korban lari ke arah Rumah Makan Simpang Raya yang berjarak kurang lebih 100 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah itu, tersangka langsung pergi dengan temannya yang menjadi saksi dalam kasus tersebut.

Pada adegan selanjutnya, seorang personel kepolisian dari Polresta Padang datang dan membawa korban ke Rumah Sakit Reksodiwiryo. Sesampai di Rumah Sakit tersebut, korban meninggal dunia setelah dirawat kurang lebih empat jam.

Setelah melakukan rekonstruksi tersebut, pihaknya akan langsung menyerahkan berkas perkara ke Kejaksaan. "Rekonstruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas perkara hingga seluruh kejadian hingga korban meninggal dunia menjadi jelas," ujar Kasat Reskrim ... Baca halaman selanjutnya