Dua Pelajar Jadi Kurir Sabu di Payakumbuh

"Saat ditangkap, kedua pelajar ini sempat melawan dan melukai seorang anggota operasional narkoba"
Dua pelajar yang diamankan Satres Narkoba Polres Limapuluh Kota. (KLIKPOSITIF/Arya Irfanus)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Dua pelajar SMA di Kabupaten Limapuluh Kota ditangkap Satuan Reserse Narkoba polres Payakumbuh, Minggu 18 Februari 2018 di jorong Suayan Tinggi, Kenagarian Suayan Kabupaten Limapuluh Kota.

Kedua pelajar ini kedapatan membawa narkotika jenis sabu. Saat ditangkap, kedua pelajar ini sempat melawan dan melukai seorang anggota operasional narkoba.

Penangkapan berawal ketika polisi mendapat informasi bahwa ada salah seorang bandar di daerah tersebut. Setelah diselidiki, polisi melakukan undercover buy dengan menyamar sebagai pembeli.

Setelah dilakukan komunikasi dan menentukan lokasi transaksi, polisi langsung meluncur ke tempat yang dijanjikan. Saat itu, dua orang pelajar tersebut langsung ditangkap polisi yang menyamar dan melakukan perlawanan sehingga melukai seorang anggota polisi.

"Ketika di tangkap, kedua tersangka sempat melawan dan melukai seorang anggota. Namun, kita berhasil melumpuhkan kedua tersangka," ucap Kapolres Payakumbuh, AKBP Kuswoto.

Dari tangan kedua pelajar yang berinisial AB dan FR, petugas mendapati satu paket sedang dan empat paket kecil narkotika jenis sabu.

Saat diinterogasi, kedua pelajar ini mengaku disuruh seorang bandar berinisial DN yang sekarang tengah dikejar polisi.

"Kami disuruh seseorang. Dari hasil yang kami antar, kami mendapat Rp50 ribu sekali antar," ucap keduanya.

Hingga saat ini, kedua pelajar tersebut masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Payakumbuh. Petugas pun masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini.

[Arya Irfanus]