Ternyata Begini Cara PLN Menghitung Tagihan Listrik Anda

"Walaupun metode pembayarannya berbeda tetapi cara perhitungannya tetaplah sama"
Ilustrasi (pln.co.id)

KLIKPOSITIF - Saat ini terdapat dua metode pembayaran rekening listrik PLN, yakni metode prabayar atau bayar terlebih dahulu dan metode pasca bayar atau membayar tagihan pada bulan berikutnya.

Walaupun metode pembayarannya berbeda tetapi cara perhitungannya tetaplah sama, hanya saja listrik prabayar  terbebas dari UJL (Uang Jaminan Langganan).

Misalkan saja pelanggan listrik prabayar 1300 VA menggunakan rice cooker dengan daya 250 watt dan dipakai selama tiga jam setiap hari, maka hitungan pemakaian dalam satu bulan adalah:

Pemakaian listrik sehari           : 250 watt x 3 = 750 watt jam = 0,75 kWh

Pemakaian dalam sebulan       :  0,75 kWh  x 30 hari = 22,5 kWh

Tariff : pemakaian listrik = jumlah pemakaian listrik sehari x harga per kWh

                                         =  22,5 kWh x Rp. 1.410,12

                                         = Rp. 31.727,7

Ctt : harga per kWh disesuaikan dengan TDL Bulan Agustus 2016  sebesar Rp. 1.410,12.

Jadi besaran rupiah untuk pemakaian setrika tersebut selama sebulan adalah sebesar Rp. 31.727,7. Perhitungan ini ditambah dengan memasukkan unsur-unsur seperti PPJ, dan biaya administrasi (bila pembayaran melalui PPOB dan besaran ditentukan oleh bank).

Penjelasan di atas adalah untuk pelanggan prabayar.

Sedangkan untuk pelanggan konvensional, PLN menggunakan jasa cater atau petugas catat meter yang akan mencatat posisi angka ... Baca halaman selanjutnya