Ini Alasan Jokowi Belum Tandatangani Draft UU MD3

"Saat ini Jokowi masih mempertimbangkan keresahan masyarakat"
Joko Widodo (Setkab)

POLITIK, KLIKPOSITIF -- Presiden Joko Widodo mengaku belum menandatangani draft Undang-Undang MPR, DPD, DPR, dan DPRD (UU MD3) yang telah disahkan lewat sidang paripurna pekan lalu.

Ia mengatakan, berkas undang-undang yang mengatur lembaga legislatif negara tersebut telah berada di meja kerjanya, namun saat ini Jokowi masih mempertimbangkan keresahan masyarakat.

"Saya memahami keresahan-keresahan yang ada di masyarakat. Banyak yang mengatakan ini hukum dan etika kok dicampur aduk. Ada yang mengatakan politik sama hukum kok ada campur aduk," katanya.

Dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet (Setkab), Jokowi menyebutkan undang-undang tersebut akan tetap berlaku meski tidak ia tandatangani.

Namun di sisi lain, ia berharap agar undang-undang tersebut jangan sampai membuat kualitas demokrasi Indonesia menurun.

"Saya kira kita semuanya tidak ingin ada penurunan kualitas demokrasi kita," ucap dia.

Soal alternatif menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang, Presiden Jokowi mengaku masih belum memutuskan.

"Saya kira tidak sampai ke sana, yang tidak setuju silakan berbondong-bondong ke MK untuk judicial review," pungkasnya.

Seperti diketahui, pekan lalu DPR RI telah melakukan perubahan kedua dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3 tersebut.

Penetapan draft UU ini kemudian menuai banyak kritik dari berbagai elemen, karena beberapa pasal di dalam undang-undang tersebut membuat posisi DPR semakin tidak tersentuh.

Pasal-pasal tersebut adalah pasal 73 yang membahas soal keterlibatan polisi yang dinyatakan wajib untuk membantu DPR untuk memanggil paksa pihak yang akan diperiksa oleh legislatif namun enggan datang.

Kemudian pasal 122 huruf K, dalam pasal itu dijelaskan bahwa Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) bertugas mengambil langkah hukum dan atau langkah lain terhadap orang perseorangan, kelompok orang, atau badan hukum yang merendahkan kehormatan ... Baca halaman selanjutnya