TP PKK Bukittinggi akan Bangun Sekolah Keluarga, Apa Itu?

"Sekolah keluarga ini tidak sama dengan sekolah biasa"
Ilustrasi (Net)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyebut, Tim Penggerak (TP) PKK Bukittinggi berencana untuk membangun sekolah keluarga di Kota Bukittinggi. Sekolah ini diharapkan bisa mengatasi permasalahan anak-anak agar menjadi generasi berguna dan berprestasi.

"Sekolah keluarga ini tidak sama dengan sekolah biasa, karena sekolah keluarga tidak membangun gedung baru dan tidak ada kepala sekolahnya," ujar Ramlan Nurmatias kepada awak media di Istana Bung Hatta Bukittinggi, Sabtu 25 Februari 2018.

Menurut Ramlan, seluruh kantor lurah di Kota Bukittinggi akan diberdayakan menjadi sekolah keluarga.

"Masing-masing kantor lurah memiliki banyak ruangan, apakah aula dan sebagainya. Nah, salah satu ruangan itu dijadikan sebagai sekolah keluarga," jelas Ramlan.

Dalam sekolah keluarga ini, lanjut Ramlan, guru-guru berasal dari berbagai kalangan, baik dari tim pendidik, tim medis, bundo kandung, polisi, psikolog, ulama dan sebagainya.

"Untuk masalah agama nantinya yang menangani dari pihak Depag atau MUI, masalah kriminal yang menangani polisi, masalah kesehatan ditangani dinas kesehatan, dan sebagainya," ulas Ramlan.

Teknisnya, jika ada anak-anak yang mengalami masalah, orangtua akan membawa anaknya ke sekolah keluarga. Jika yang dikeluhkan anak jarang melakukan shalat, maka para ulama atau dari kementerian agama akan didatangkan untuk memberikan edukasi pentingnya shalat kepada anak.

Begitu juga dengan permasalahan lainnya, akan didatangkan orang-orang profesional di bidangnya, sehingga nantinya diharapkan tidak ada lagi masalah yang dihadapi generasi muda. (*)