Ini Pesan Retno Marsudi Pada Kontingen Garuda di UNIFIL

"Indonesia memiliki sejarah panjang dalam berkontribusi bagi perdamaian dunia. Kontingen Garuda, telah berkontribusi menjaga perdamaian di Sinai sejak tahun 1957 atau hanya 1 dekade setelah Kemerdekaan Indonesia"
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno L.P. Marsudi berfoto bersama kontingen Garuda yang memperkuat pasukan maritim UNIFIL, (kemenlu)

KLIKPOSITIF -- Disambut jajar kehormatan Angkatan Laut Kontingen Garuda serta 100 personel angkatan laut kontingen Garuda yang memperkuat pasukan maritim UNIFIL, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno L.P. Marsudi menyampaikan pesan di KRI Usman Harun di Port of Beirut pada 25 Februari 2018.

Menlu RI menyampaikan apresiasi kepada pasukan perdamaian Garuda yang menjadi kebanggaan Bangsa Indonesia di Port Beirut, Lebanon.

"Indonesia memiliki sejarah panjang dalam berkontribusi bagi perdamaian dunia. Kontingen Garuda, telah berkontribusi menjaga perdamaian di Sinai sejak tahun 1957 atau hanya 1 dekade setelah Kemerdekaan Indonesia. Pengiriman kontingen Garuda mengirimkan pesan kepada dunia mengenai komitmen Indonesia terhadap perdamaian dunia yang berksinambungan dan bukan one off. Karena kontribusi yang berkesinambungan dan rekam jejak inilah Indonesia mengajukan diri untuk menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019-2020," kata Retno.

Ia menambahkan, dunia akan dapat melihat rekam jejak komitmen dan kontribusi Indonesia untuk perdamaian dunia. We care about world peace, we care about humanitarian issue.

Kontingen Garuda saat ini telah menjadi tulang punggung operasi maritim UNIFIL.

Dari 15 negara yang ikut dalam operasi maritim UNIFIL, hanya Indonesia bersama 5 negara lainnya yang berkontribusi kapal dan pasukan. Dalam kaitan ini, pada kesempatan bertemu dengan pasukan angkatan laut Indonesia, Menlu RI mengingatkan kembali pentingnya pasukan Indonesia untuk terus menunjung tinggi profesionalitas, kinerja, disiplin, dedikasi, dan menjaga reputasi Indonesia dan TNI di UNIFIL.

“Saya mengingatkan agar pasukan Angkatan Laut di Kontingen Garuda, untuk selalu menjaga nama baik Indonesia dengan selalu mematuhi hukum dan menghormati budaya setempat, serta menjaga sikap dan perilaku setiap berinteraksi dengan masyarakat setempat,” tegas Menlu Retno.

Baca halaman selanjutnya