Pemerintah Diminta Lebih Bijak Berantas Hoaks, Jangan Hanya Sasar Kelompok Tertentu

"Kenapa yang selalu disasar kelompok muslim? Penegak hukum diarahkan ke sana terus, tetapi tidak ada buktinya"
Ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF -- Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menginginkan agar pemerintah lebih bijak dalam memberantas berita hoaks, tanpa pandang bulu. Ia juga mengingatkan pemerintah agar penyebar hoaks tidak selalu dikaitkan dengan kelompok muslim.

“Kita tidak ingin ini menjadi upaya mematikan demokrasi kita, harus betul-betul di-cek, apa yang dimaksud dengan hoaks. Karena dari beberapa yurisprudensi yang ada, tuduhan-tuduhan penyebar hoaks bahkan Saracen, tapi ternyata tidak terbukti,” ungkap Fadli di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Menanggapi tertangkapnya enam tersangka pelaku penyebar hoaks kelompok Muslim Cyber Army (MCA), Fadli mengapresiasi kinerja badan siber polisi dalam memberantas hoaks. Namun, Fadli menegaskan, pemerintah harus betul-betul berlaku adil, jangan sampai mematikan demokrasi dan hanya menyasar kelompok tertentu.

“Jika memang pihak siber mau melakukan pemberantasan terhadap hoaks, kita setuju. Tapi harus adil. Nah ini yang disisir ini selalu pihak yang dianggap anti pemerintah,” jelas Fadli.

Politisi Gerindra ini juga mengatakan, agar penyebar berita hoaks tidak selalu dikaitkan dengan kelompok muslim.

“Kenapa yang selalu disasar kelompok muslim? Penegak hukum diarahkan ke sana terus, tetapi tidak ada buktinya. Kalau memang terbukti melakukan pelanggaran ya dihukum, begitu juga dengan pihak lain jika melakukan hal yang sama,” sambung Fadli.

Di sisi lain, Fadli juga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial, serta tidak mudah terprovokasi dengan berita isu ujaran kebencian, maupun isu SARA. (*)

Sumber: dpr.go.id