Foto di Depan Kasino Viral, Ini Kata Ketua DPRD Limapuluh Kota

"kunjungannya ke Singapura di luar agenda kunjungan dinasnya"
Ketua DPRD Limapuluh Kota, Syafaruddin memberikan klarifikasi terkait foto di depan kasino yang viral. (KLIKPOSITIF/Arya Irfanus)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Syafaruddin memberikan klarifikasi pasca beredarnya foto beberapa anggota DPRD yang dia pimpin di depan sebuah arena kasino (perjudian) di Singapura beberapa waktu lalu di ruang pertemuan Ketua DPRD, Selasa, 6 Februari 2018.

Syafaruddin mengatakan kunjungannya ke Singapura di luar agenda kunjungan dinasnya. Dia menjelaskan pada tanggal 19-23 Februari 2018, DPRD Limapuluh Kota melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Riau. Pada tanggal 21 Februari sebenarnya melakukan pertemuan dengan DPRD Kepulauan Riau.

"Namun, karena pertemuan dimajukan tanggal 20 Februari, maka tanggal 21 merupakan jadwal kosong. Saat itu saya mengizinkan seluruh anggota untuk melakukan kegiatan, baik mengunjungi keluarga, jalan-jalan dan sebagainya. Pada saat itu, saya dan wakil ketua, Denny Asra serta beberapa anggota lainnya kami menuju Singapura," ucap Syafaruddin.

Saat mengunjungi Singapura, Syafaruddin mengatakan bahwa kegiatan resmi telah dia lakukan dan selesai. Pada tanggal 21 Februari pagi, dia beserta beberapa anggota DPRD lainnya berangkat dan mengunjungi beberapa tempat wisata berupa Masjid Kesultanan serta Air Mancur Marina Bay.

"Saat kami akan pulang, kami melewati Sentosa. Saat itu, kami mampir namun tidak masuk kesana. Melainkan hanya sekedar berfoto," lanjut Syafaruddin.

Namun, Syafaruddin menegaskan, dia bersama anggota DPRD lainnya mengunjungi Singapura menggunakan dana pribadi, tidak menggunakan dana APBD. Namun, dia beserta anggota DPRD Limapuluh Kota meminta maaf kepada seluruh masyarakat Limapuluh Kota.

"Kami, seluruh anggota DPRD Limapuluh Kota meminta maaf kepada seluruh masyarakat Limapuluh Kota. Tidak ada niat melukai masyarakat dan sebagai koreksi kami ke depannya," tutup Syafaruddin.

[Arya Irfanus]