Jadi Terdakwa Pembunuhan, Anggota DPRD Dituntut 12 Tahun Penjara

Proses sidang anggota DPRD Limapuluh Kota yang terlibat kasus perkelahian yang mengakibatkan korbannya meninggal.
Proses sidang anggota DPRD Limapuluh Kota yang terlibat kasus perkelahian yang mengakibatkan korbannya meninggal. (KLIKPOSITIF/Arya Irfanus)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Dua orang terdakwa kasus perkelahian yang menyebabkan meninggalnya seorang warga bernama Erwin Syahputra, warga Pilubang, Kabupaten Limapuluh Kota menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Tanjung Pati, Rabu 7 Maret 2018 pagi.

Dalam pembacaan tuntutan tersebut, kedua terdakwa beradik kakak, Tedi Sutendi, warga Taram yang juga anggota DPRD Limapuluh Kota dan adiknya, Tito mendapat tuntutan masing-masing 14 tahun dan 12 tahun penjara.

Tuntutan tersebut dibacakan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU), Salmadera dan M. Afdal. Sedangkan, sidang tersebut dipimpin oleh Hakim Handri Irawan sebagai Hakim Ketua, M. Ikbal Hutabarat dan Junter Sijabat sebagai hakim anggota serta Infatrizal sebagai hakim pengganti.

Baca Juga

Tim JPU menilai terdakwa Tedi Sutendi dan adiknya Tito telah melanggar hukum dengan menghilangkan nyawa korban Erwin. Dengan tuntutan tersebut, Penasehat Hukum (PH) Tedi Sutendi dan adiknya, Mefrizal akan melakukan pledoi atau pembelaan.

Usai membaca tuntutan, hakim menutup sidang yang terbuka untuk umum itu dan akan melanjutkan sidang pledoi pada Rabu mendatang. "Menurut kami, tuntutan itu terlalu berat. Karena itu, kami menyatakan akan melakukan pledoi atas tuntutan itu,” ucap Mefrizal.

[Arya Irfanus]

Penulis: Agusmanto | Editor: -