Pelaku Pelecehan Seksual di Tanah Datar Juga Pernah Jadi Korban Waria

"Saat itu, katanya, ia diraba oleh seorang waria yang bertemu di lokasi orgen tunggal."
Ilustrasi (Yahoo)

PADANG PANJANG, KLIKPOSITIF -- Pelaku pelecehan seksual anak di bawah umur di Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar mengaku pernah menjadi korban pelecehan oleh waria beberapa tahun lalu.

Baca juga: Pelecehan Seksual di Tanah Datar, 24 Korban Sudah Melapor

Pria berinisial EA (27) itu menceritakan, peristiwa itu terjadi pada 2012 lalu. Saat itu, katanya, ia diraba oleh seorang waria yang bertemu di lokasi orgen tunggal.

“Dia melakukan di belakang pentas. Entah kenapa, saya mau saja diajak dan melayani nafsu bejat waria itu,” katanya.

Peristiwa terlarang itu kembali diaalami tersangka, tepatnya pada tahun 2015. EA kembali diperlakukan seperti itu lagi oleh salah seorang waria pemilik salon yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Saat itu tersangka  awalnya berniat menyalon rambut. 

“Saya sempat menolak, tapi saya dipaksa. Peristiwa itu akhirnya membuat saya salah arah dan melampiaskan nafsu saya pada anak bawah umur," ujarnya.

Pengakuan EA, perilaku menyimpang tersebut dilakukanya sejak 2017 hingga awal 2018. Katanya, sudah lebih dari 20 orang anak di bawah umur yang menjadj korbannya.

"Saya melakulannya kepada murid SD tanpa iming-iming atau membujuk memberi sejumlah uang. Hanya modal kedekatan saja. Saya melakukannya saat mereka sedang bermain handphone saya," ceritanya.

“Mereka semua sangat akrab dengan saya. Setiap melihat saya saat melintas dengan motor, mereka selalu memanggil saya dengan sebutan Mas Bro untuk meminjam handphone. Kesempatan itu saya gunakan untuk meraba saja," katanya. [Rj]

 

 
Baca halaman selanjutnya