Satayu: Si Gasiang Tangkurak yang Cerdas

"Karya Satayu tergolong unik"
Indra Catri saat mengunjungi Satayu (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Bupati Agam Indra Catri tidak dapat menutupi kekagumannya pada sosok maestro musik Minangkabau Syahrul Tarun Yusuf (Satayu) yang kini telah berusia 76 tahun.

Bahkan, ia tak sungkan mengakui bahwa dirinya adalah fans berat si Gasiang Tangkurak itu.

"Saya fans berat beliau, saat tak banyak orang yang ingat hari kelahiran Satayu (12 Maret), saya tahu," kata Indra Catri saat berkunjung ke Galeri Foto Satayu di Nagari Balingka belum lama ini.

Menurut dia, karya Satayu tergolong unik dan fenomenal serta melekat di hati generasi Minangkabau.

"Satayu lahir dari masyarakat terdidik, kultur ini yang menjadikannya cerdas dalam mencipta lagu," ucap dia.

Bagi dirinya, Satayu telah berkontribusi besar terhadap musik Indonesia, dan hasil karyanya perlu dilestarikan.

Syahrul Tarun Yusuf merupakan pencipta lagu terkenal di Minangkabau. Sepanjang karirnya, ia sudah menghasilkan sebanyak 400 lagu sejak tahun 1960.

Beberapa lagunya yang sangat dikenal yakni Gasiang Tangkurak, Tinggalah Kampuang, Bapisah Bukannyo Bacarai dan lainnya.

Lirik lagu ciptaan Satayu didominasi cerita tentang kehidupan sosial masyarakat maupun pengalaman pribadinya sendiri.

Satayu sendiri lahir di Balingka, sebuah desa yang berada di kaki Gunung Singgalang-yang kerap jadi inspirasi besarnya dalam mencipta lagu.

[Hatta Rizal]