Tidak Terima Ditilang Dua Kali, Sopir Truk Ngamuk di Agam

"Saya minta gratis, karena sudah tidak punya uang. Saya mohon kerendahan hati hakim yang mulia,"
Sopir Truk Berdebat dengan Hakim Saat Sidang di Tempat (Finan for KLIKPOSITIF)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Seorang sopir truck muatan CPO ngamuk saat di razia tim gabungan pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan dengan pola sidang di tempat, Rabu 14 Maret di Jalan Raya Padang-Pasaman Barat tepatnya di Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Agam-Sumbar.

Sopir yang tidak disebutkan namanya itu keberatan ditilang tim gabungan. Ia berdalih sudah ditilang seminggu lalu di Painan dalam kegiatan yang sama.

"Sekarang ditilang lagi, kan keterlaluan. Saya tidak terima," kata sopir yang diperkirakan berusia 50 tahun itu.

Saat sidang, sopir berusaha membujuk hakim agar tidak ditilang dan tidak membayar denda. Ia meminta kerendahan hati hakim.

"Saya minta gratis, karena sudah tidak punya uang. Saya mohon kerendahan hati hakim yang mulia," pintanya.

Sopir yang memang terbukti bersalah karena mambawa truk dengan dimensi yang tidak sesuai aturan, tetap di poses.

"Aturan apa ini. Kalau memang ingin menegakkan aturan, tangkap semua mobil seperti ini. Jangan dipilih-pilih," katanya berang.

Sementara itu, koordinator lapangan, Hendri mengatakan, truk pembawa CPO itu jelas salah karena panjang kendaraan tidak sesuai dengan buku panduan.

"Panjang aslinya hanya 4 meter, tapi tangki dimodifikasi menjadi panjang 6 meter. Walaupun sudah pernah ditilang, bukan berarti tidak bisa ditilang lagi," katanya.