Kecelakaan, Wartawan Jawapos Group Meninggal Dunia

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF - Innalillahi wa inna ilaihi rooji'un, Insan pers di Sumbar berduka. Seorang wartawan Padang Ekspres yang bertugas meliput berita di Kota Sawahlunto bernama Julnadi, meninggal dunia setelah bertabrakan dengan truk di kawasan Lubuk Salasiah, atau 100 meter sebelum jembatan timbangan oto (JTO) Lubuk Lasih, Kabupaten Solok , Selasa (20/3/2018) pagi sekitar pukul 11.30 WIB.

Saat ini, jenazah alumni IAIN Imam Bonjol (sekarang UIN Imam Bonjol) Padang itu, masih berada di Kamar Jenazah RSUD Arosuka, Kabupaten Solok . Pihak kepolisian Polres Solok hingga kini masih melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan itu.

Kabar duka ini, pertama kali diketahui di media sosial. Seluruh wartawan yang mengenal sosok almarhumpun dibuat kaget. "Innalillahi wa inna ilaihi rooji'un, tadi malam saya masih sempat duduk sama almarhum di Teater UIN Imam Bonjol. Saya kaget mendengar berita duka ini," kata Diezo yang merupakan mantan wartawan Pos Metro Padang, Selasa.

Baca Juga

Selain Diezo, rekan almarhum Joni Abdul Kasir menuturkan bahwa Sabtu (17/3/2018) kemarin, almarhum sempat datang ke pesta pernikahan saya. "Tak disangka, almarhum begitu cepat pergi menghadap Yang Maha Kuasa. Semoga almarhum diterima di sisiNya dan orang yang ditinggalkan diberi kesabaran," ujar Joni.

Informasi yang diimpun, kecelakaan yang merenggut nyawa Julnadi berawal ketika mengendarai sepeda motor Honda Beat BA 3759 GW dari Padang menuju Kota Sawahlunto . Setiba di lokasi kejadian, ban sepeda motor yang dikendarainya slip hingga Julnadi terjatuh. Di saat bersamaan, datang truk BA 8915 OU yang datang dari arah berlawanan. Korban pun langsung meninggal di tempat setelah badannya dlindas oleh ban truk tersebut.

Kapolres Solok AKBP Ferry Irawan mengatakan, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan dan dibawa ke unit laka, termasuk pengemudi truk tersebut. "Kejadian ini juga sudah disampaikan kepada pihak keluarga korban, dan saat ini kami masih menunggu pihak keluarga datang ke RSUD Arosuka untuk menjemput jasad korban," katanya.

Julnadi mengawali karir sebagai wartawan Padang Ekspres di tahun 2014, dan sekitar tahun 2017 kemarin, almarhum dipindah tugaskan oleh redaksi Padang Ekspres ke Kota Sawahlunto . selama bertugas di Kota Sawahlunto , almarhum dikenal sebagai sosok yang baik dan sopan, serta dekat dnegan kalangan pejabat di lingkungan Pemko Sawahlunto .

"Kami kaget mendengar kabar buruk ini. Kami semua turut berduka, semoga almarhum diterima di sisiNya dan keluarga yang ditinggalkan dberikan kesabaran," kata Kabag Pemberitaan Pemko Sawahlunto , Fadil.(*)

Baca Juga

Penulis: Riki S

Video Terbaru

Viral Penculikan Anak di Sumbar, Bagaimana Mencegahnya?

YouTube channel KlikPositif.com