Selamat Jalan, Nadi

"Puluhan wartawan dari berbagai media tampak memadati ruang tunggu RSUD Arosuka"
Jenazah Julnadi dibawa ke kampung halamannya untuk disemayamkan (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Kecelakaan maut yang menyebabkan meninggalnya salah seorang wartawan media Harian Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Julnadi (32) tidak hanya menjadi duka mendalam bagi keluarganya.

Kepergian sosok wartawan yang dikenal sebagai pribadi yang baik itu turut mengundang kesedihan mendalam bagi rekan-rekan satu profesinya.

Puluhan wartawan dari berbagai media tampak memadati ruang tunggu RSUD Arosuka-tempat jenazah Nadi (panggilan.red) di otopsi, Selasa, 20 Maret 2018.

Satu per satu wartawan hadir di RSUD Arosuka, baik wartawan yang bertugas di kota Sawahlunto, rekan satu perusahaan media, wartawan Kabupaten Solok, hingga wartawan yang tak sempat berkenalan dengan alumni IAIN Imam Bonjol tersebut.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Solok, Rusmel Dt. Sati mengatakan, kabar duka itu membuat semua jurnalis di Solok bahkan Sumatera Barat terkejut.

Baca Juga: Kecelakaan, Wartawan Jawapos Group Meninggal Dunia

"Ini adalah duka kita bersama, ini duka wartawan Sumatera Barat," katanya.

Awalnya, cerita Rusmel, ia mendengar kabar tersebut dari Wali Nagari setempat. Identitas korban kecelakaan tersebut sebelumnya belum terverifikasi.

Namun setelah mendapatkan konfirmasi dari pihak kepolisian, Rusmel kaget.

"Semoga rekan kita ini diterima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," sebut dia.

Tidak hanya dari awak media. Kabar duka itu juga mengundang kepedulian dari Pemerintah kota Sawahlunto dan pihak kepolisian resor Kota Solok.

"Tidak terbendung air mata melihat kondisi Nadi, ini jadi refleksi bagi kita semua. Mari haturkan doa untuk sahabat kita semua," ucap Wakapolres Kota Solok, Kompol Sumintak.

Sejumlah pegawai dan teman korban di Pemko Sawahlunto juga tampak ... Baca halaman selanjutnya