Bentrok Warga dengan Aparat Keamanan di Talang, Walhi: Hentikan Intimidasi!

"Bentrokan terjadi saat warga menggelar aksi penolakan pembangunan proyek geothermal milik PT Hitay Daya Energi "
Aparat kemanan di lokasi pembangunan proyek geothermal (Istimewa)

KLIKPOSITIF -- Puluhan warga di kawasan Gunung Talang, Kabupaten Solok terlibat bentrokan dengan puluhan aparat keamanan setempat, pada Rabu 21 Maret 2018 siang.

Bentrokan terjadi saat warga menggelar aksi penolakan pembangunan proyek geothermal milik PT Hitay Daya Energi yang dilakukan di lokasi tersebut.

Kejadian tersebut berawal ketika pihak perusahaan yang dibantu puluhan orang aparat memaksa masuk ke lokasi pembangunan.

Saat menuju lokasi, rombongan perusahaan bersama Pemerintah Kabupaten dan aparat dinanti oleh ratusan warga.

Akibatnya tujuh orang warga yang terdiri dari 3 perempuan, 2 orang anak dan 2 orang laki-laki menjadi korban, dan dua orang diantaranya terpaksa dievakuasi ke Puskesmas Bukik Sileh.

Menurut Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumbar, aksi tersebut dilakukan karena masyarakat Salingka Gunung Talang menolak rencana pembangunan geotermal di Gunung Talang.

"Warga menolak karena pembangunan proyek telah melanggar prinsip-prinsip FPIC (Free, Prior and Informed Consent), malah menggunakan aparat yang dirasa oleh masyarakat sebagai bentuk intimidasi mereka," tulis Walhi dalam sebuah rilis yang diterima KLIKPOSITIF.

Bagi Walhi sendiri, bentrokan yang terjadi hari ini harusnya bisa dihindari jika semua pihak menghormati semua langkah-langkah konsolidasi yang sedang berjalan.

Proses konsolidasi yang dimaksud adalah soal tingkat keberhasilan ekplorasi geothermal hanya 40% di lokasi tersebut.

Persentase tingkat keberhasilan itu, terungkap saat sidang dialog akademis yang dilakukan oleh DPRD Sumbar pada 14 Februari 2018 lalu.

"Artinya jika ada sepuluh lubang yang dibuat dengan kedalaman ratusan meter sampai ditemukan titik panas yang potensial hanya empat lubang saja yang mungkin bisa dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik," papar Walhi.

Hal inilah yang menyebabkan geothermal sebagai proyek dengan tingkat risiko tinggi dan ditolak oleh ... Baca halaman selanjutnya