Akhir Tragis Sindikat Pencuri Pakaian di Padang, Kejar-kejaran Dengan Polisi Sampai Meninggal Dunia di Bhayangkara

"Beberapa pengendara sempat diserempet oleh tersangka sehingga terjatuh"
Nal (40) dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan oleh tim medis RS Bhayangkara (KLIKPOSITIF/ Halber)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Sindikat pencuri pakaian spesialis beraksi di Kota Padang dibekuk tim Satreskrim Polresta Padang pada Jumat 23 Maret 2018 siang.

Kasat Reskrim Polesta Padang, AKP Edrian Wiguna mengatakan bahwa ada tiga orang yang diamankan, tersangka melakukan aksinya di Pasar Raya Padang. Tiga orang tersebut merupakan warga asli Kota Padang, yakni Sri Yanti (46), Afni (40) dan Nal (40) yang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

Tersangka sempat melarikan diri ke arah Jalan Baypas Lubuk Begalung dan sempat adanya aksi kejar-kejaran antara tersangka dengan pihak kepolisian dari Jalan Sudirman. "Beberapa pengendara sempat diserempet oleh tersangka sehingga terjatuh," lanjutnya.

Sampai di Jalan Baypas, Lubuk Begalung, tersangka yang melarikan diri menggunakan mobil dengan nomor polisi B 2272 BZI terjebak macet. "Warga yang geram melihat perlakuan tersangka langsung menghakimi tersangka," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa beberapa saat kemudian pihak kepolsian sampai di lokasi tersebut dan langsung membawa tersangka.

Sehubungan dengan itu, selang tiga jam setalah kejadin penangkapan, sekitar pukul 15.30 WIB tersangka yang bernama Nal (40) dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan oleh tim medis.

"Salah satu tersangka dinyatakan meninggal dunia setelah diberikan pertolongan pertama di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar," ujar PJS Kasat Reskrim Polresta Padang, AKP Edrian Wiguna.

Ia mengatakan bahwa tersangka sempat kritis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar saat dibawa oleh tim Satreskrim Polresta Padang. "Saat dibawa ke lokasi, tersangka masih bernafas tetapi ada buih yang keluar dari mulutnya," sambungnya.

Hingga saat ini jenazah tersangka masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar dan belum dijemput oleh keluarganya.

Sementara dua tersangka lainnya saat ini masih diperiksa di Mapolresta Padang untuk mengetahui dimana mereka menjual ... Baca halaman selanjutnya