Apa Sih PJU Itu?

"PJU sendiri sederhananya diartikan sebagai lampu penerangan jalan yang dipasang untuk kepentingan masyarakat umum agar memudahkan masyarakat pengguna jalan melaksanakan aktivitas dengan aman dan nyaman"
Ilustrasi (Dunia Proposal)

PADANG, KLIKPOSITIF – Beberapa pelanggan listrik PLN sampai saat ini masih sering bertanya terkait Penerangan Jalan Umum atau yang dikenal dengan istilah PJU. Ada yang menanyakan terkait PJU di sekitar kediaman yang tidak menyala karena lampunya hilang atau rusak, serta ada pula yang menanyakan mekanisme pembayaran listrik PJU karena harus membayar retribusi penerangan jalan setiap bulannya. Mungkin hanya iseng belaka menanyakan demikian, namun tidak ada salahnya bila kita mengulik lebih dalam lagi mengenai apa itu PJU. PJU dipasang, dipelihara dan dibayar rekeningnya oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten/Kota sesuai kontrak yang telah disepakati dengan PLN.

Pelanggan PLN yang berbahagia, PJU sendiri sederhananya diartikan sebagai lampu penerangan jalan yang dipasang untuk kepentingan masyarakat umum agar memudahkan masyarakat pengguna jalan melaksanakan aktivitas dengan aman dan nyaman. PJU sendiri terbagi menjadi dua, yakni PJU milik pemerintah dan PJU bukan milik pemerintah (berada di kawasan industri). Oleh karena itu, setiap bulannya pemilik PJU bertanggung jawab membayar rekening listrik kepada PLN.

Pemasangan PJU tentunya harus mengikuti prosedur instalasi kelistrikan yang berlaku sehingga keselamatan orang-orang di sekitarnya dapat terjamin.

Ada PJU Resmi ada juga PJU yang tidak resmi. Yang dimaksud PJU tidak resmi adalah pemasangan tanpa mengikuti prosedur yang berlaku. Hal tersebut bila dilakukan akan berbahaya bagi si pemasang dan orang-orang di sekitarnya karena resiko tinggi yang dapat menimbulkan kebakaran. Selain itu, PJU yang dipasang tanpa sepengetahuan PLN akan mengakibatkan lampu/listrik tidak dapat digunakan dengan sempurna, mengganggu daerah setempat, dan bila PJU dipasang secara ilegal maka akan tergolong dalam pencurian listrik yang berujung sanksi pidana.

Apabila masyarakat dengan inisiatif sendiri menarik jaringan atau membuat penerangan jalan sendiri tanpa mengikuti ketentuan yang ... Baca halaman selanjutnya