Perantau Minang di Bali Berpotensi Kembangkan Pariwisata Sumbar

"Kami dari pemerintah daerah berharap dunsanak perantau di Bali ikut memajukan pariwisata yang sedang kami kembangkan saat ini"
ilustrasi (Yosviandri)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengajak Perantau minang yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS) Provinsi Bali untuk ikut ambil bagian dalam pengembangan kampung halaman mereka yakni Sumbar.

Menurutnya, masyarakat minang yang merantau ke Bali sedikitbanyaknya punya pengalaman soal pengemabang pariwisata. Pasalnya Provinsi Bali maju akan pariwisatanya.

“Kami dari pemerintah daerah berharap dunsanak (saudara) perantau di Bali ikut memajukan pariwisata yang sedang kami kembangkan saat ini,” kata Nasrul Abit, Senin (28 Maret 2018).

Dijelaskannya, sesuai dengan falsafah minang perantau memikul tanggung jawab “ Mambangkik Batang Tarandam”. Sekarang, untuk membangkit batang tersebut butuh campur tangan perantau.

“Pariwisata kita sedang dilirik dunia, kami tentu ada ide atau gagasan serta investasi dari peranta yang sudah makan asam garam disektor pariwisata,” ujarnya.

Pengembangan dari perantau, lanjutnya, dapat dilakukan dalam bentuk investasi di daerah asal mereka. Sebagai contoh yang berkampung di Pesisir Selatan dapat berinvestasi di kawasan sepanjang pantai yang saat ini sedang berkembang.

“Ditingkat Nagari juga bisa, banyak nagari di Sumbar punya objek wisata yang belum terkelola dengan baik. Kami optimis dengang campur tangan perantau bisa berkembang sehingga menjadi nilai ekonomi bagi masyarakat setempat,” jelas Mantan Bupati Pessel Itu. (Joni Abdul Kasir)