TTIC Jual Bahan Pokok Dibawah Harga Pasar, Ini Lokasinya

Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Provinsi Sumbar mulai dioperasikan
Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Provinsi Sumbar mulai dioperasikan (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Provinsi Sumbar mulai dioperasikan. Sebanyak 40 kelompok tani dilibatkan dalam menyiapkan barang kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Kegiatan tersebut menjadi upaya dalam menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan di Sumbar.

Pembukaan dilaksanakan di gedung Dinas Pangan Sumbar sejak kemarin (3/4) di Jalan Raden Saleh No.4, Flamboyan Baru, Padang Baru, Kota Padang, Sumatera Barat. Selanjutnya akan dilaksanakan di GOR H Agus Salim pada hari Sabtu dan Minggu.

"Di kantor dinas ini akan berlangsung hingga Jumat, selanjutnya hari Sabtu sampai Minggu di Gor, " ujar Kepala Dinas Pangan Sumbar Efendi, Rabu 4 April 2018.

Baca Juga

Efendi menyebutkan TTIC Provinsi Sumbar dikelola langsung oleh UPT dibawah Dinas Pangan Sumbar. Penjualan pangan murah dan berkualitas di TTIC bertujuan untuk menuju stabilisasi pasokan dan harga pangan di Sumbar. Hal ini mendukung kedaulatan dan kemandirian pangan dalam penyediaan pangan bagi masyarakat.

"Dengan adanya TTIC ini kita ingin menjaga kestabilan inflasi di Sumbar, dan tidak terjadi fluktuasi harga pangan yang sangat tinggi, sehingga berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, dengan melibatkan gapoktan di Sumbar semua petani dapat terlibat langsung dalam memasarkan produk pangannya di TTIC. Sementara bagi pengusaha bahan sembako juga disediakan tempat berjualan, dengan syarat mereka harus menjual harga dibawah harga pasar.

"Untuk saat ini telah ada beberapa produk pangan yang bisa diperoleh masyarakat dengan harga murah dan berkualitas di TTIC Sumbar. Diantaranya, cabe, beras, bawang, gula, minyak, kentang, sayur-sayuran dan beberapa kebutuhan pokok lainnya," jelasnya

Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan TTIC Sumbar bertujuan untuk menyiapkan sesuatu tempat untuk mempertemukan antara produsen (petani) dengan konsumennya masyarakat umum untuk belanja kebutuhan harian. Dengan harga yang terkendali melalui TTIC tersebut dinilai tidak hanya harga yang terjaga, tapi juga inflasi terkendali.

"Hal dimaksud diharapkan masyarakat tidak terbebani dengan lonjakan harga dan kelanggkaan pangan, sehingga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan mengurangi angka pengangguran," sebut Gubernur Irwan Prayitno.

Ia menyebutkan, adanya toko tani ini inflasi terjaga, dan masyarakat umum dapat membeli kebutuhannya dengan harga murah, dan para petani dapat menjual produk hasil pertaniannya dengan harga lebih baik dibandingkan sebelumnya. Sehingga petani untung dan masyarakat untung.

"Saat ini baru 40 kelompok tani di Sumbar yang dikumpulkan untuk terlibat dalam TTIC ini. Jumlahnya akan terus bertambah, dan seluruh kelompok tani penghasil produk pangan yang menjadi binaan Dinas Pangan berpeluang untuk menjadi bagian dari TTIC ini," ujarnya.

Menurutnya, menjelang gedung Inflasi Sumbar yang berada di jalan By Pass tahun 2018 selesai dan difungsikan, untuk sementara TTIC hampir dibuka setiap harinya, di stand yang ada di Dinas Ketahanan Pangan Sumbar akan dibuka dari hari Selasa sampai Jumat, sementara di GOR H Agus Salim dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu.

"Tidak hanya membuka stand disini, tapi Dinas Pangan Sumbar telah menyiapkan kendaraannya mobil jemput kebutuhan pangan, dan juga difungsikan untuk penjualan keliling di kawasan GOR H Agus Salim setiap hari sabtu dan Minggu," jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyampaikan di TTIC Sumbar dijamin harga produk pangan yang dijual lebih murah dibandingkan dengan harga pasar, karena tujuannya menjadikan petani untung dan pedagang juga mendapatkan sedikit untung.

"Kalau ada harga yang lebih mahal dibandingkan dengan harga pasar, silahkan lapor ke Saya, nanti saya tegur Kadisnya. Kalau perlu dibuat kotak saran, dan masukan biar masyarakat bisa menyampaikan masukan terhadap TTIC yang dilaksanakan ini," ungkapnya.

Untuk diketahui sebelumnya Kepala Bidang Distribusi Pangan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Inti Pertiwi Naswari mengatakan, lokasi Toko Tani Indonesia Center (TTIC) yang digelar dan ditempatkan di kantor Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) masih belum ideal.

Menurut Inti, lokasi harus mudah diakses, dekat dengan permukiman. Selain harus dekat dengan rumah-rumah masyarakat, TTIC harusnya bangunan permanen, dilengkapi dengan fasilitas pergudangan. Sementara, TTIC di Sumbar menggunakan gerai dari tenda-tenda sementara. (Joni Abdul Kasir)

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Eko Fajri