Pengerjaan Tol Padang Pariaman-Pekanbaru Jalan Ditempat, Pembebasan Lahan Tanggung Jawab Siapa?

"n, proyek pengerjaan tol Padang-Pekanbaru tersebut tinggal menunggu Badan Pertanahan Nasioal (BPN) dan Pemkab Padang Pariaman menuntaskan pengerjaan pembebasan lahan"
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF –- Proyek pembangunan jalan tol Padang Pariaman-Pekanbaru sepanjang 244 kilometer usai diresmikan Presiden RI Joko Widodo dengan melakukan peletakan batu pertama pengerjaan proyek tersebut pada 9 Februari 2018 saat ini pengerjaanya jalan ditempat.

Menurut pemerintah, proyek yang diresmikan presiden tersebut terganjal pengerjaanya disebabkan belum selesainya upaya pembebasan lahan, sementara BPN menyebutkan telah mengukur dan menyiapkan alas hak untuk 4,2 hektare lahan.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit kepada KLIKPOSITIF di ruangannya menyebutkan, proyek pengerjaan tol Padang-Pekanbaru tersebut tinggal menunggu Badan Pertanahan Nasioal (BPN) dan Pemkab Padang Pariaman menuntaskan pengerjaan pembebasan lahan. Pihak provinsi pun memastikan siap mendorong percepatan pembangunan tol tersebut

“Bagaimana pun tahun ini pengerjaannya akan tetap dilakukan. Ini proyek strategis nasional dan telah diinstruksikan oleh presiden sebagai prioritas. Untuk sekarang, ini sangat bergantung pada BPN dan Pemkab Padang Pariaman untuk menuntaskan pekerjaan mereka dalam pembebasan lahan. Jadi masalahnya di lahan saja,” kata wagub.

Hal serupa, lanjut wagub, juga berlaku untuk beberapa rencana pembangunan lainnya di Sumbar, seperti di KEK Mentawai, Teluk Tapang, dan Solok Selatan-Dharmasraya. Pemprov Sumbar disebutnya siap bekerja 24 jam untuk mendorong pengerjaan rencana-rencana proyek pembangunan itu.

“Untuk provinsi tidak ada yang macet untuk pengerjaannya. Sebab kita berpacu dengan waktu. Begitupun dengan rencana pembangunan lainnya, kita berpacu dan siap bekerja,” tukasnya.

Sementara itu di sisi lain, Kepala Kanwil Badan Pertanahan Nasional ... Baca halaman selanjutnya